MATTANEWS.CO, OKI – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) memperluas layanan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Program ini digalakkan untuk menekan laju pertumbuhan penduduk sekaligus mempercepat penurunan angka stunting di daerah tersebut.
Kepala DPPKB OKI, Zulfikar, mengatakan MKJP menjadi metode kontrasepsi yang efektif, minim efek samping, dan mampu bertahan lama. “Sekali pakai bisa bertahan tiga tahun hingga seumur hidup,” ujarnya, Senin (20/10).
Jenis MKJP yang ditawarkan mencakup alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR/IUD), implan, serta metode permanen melalui medis operatif wanita (MOW) dan medis operatif pria (MOP).
AKDR, kata Zulfikar, menjadi salah satu metode paling diminati. Efektivitasnya mencapai 99,4 persen dan bisa mencegah kehamilan hingga sepuluh tahun, tergantung jenisnya. “Bisa dipasang kapan saja, baik dalam siklus haid, pascapersalinan, maupun setelah keguguran,” katanya.
Adapun MOW atau tubektomi dilakukan dengan menutup saluran tuba falopii untuk menghentikan kesuburan. “Angka kegagalannya sangat rendah, hanya 0,5 kehamilan per 100 perempuan di tahun pertama,” jelasnya.
Sementara bagi pria, MOP atau vasektomi dilakukan dengan mengikat saluran sperma agar pembuahan tidak terjadi. Implan juga menjadi alternatif lain dengan daya tahan tiga hingga lima tahun, dipasang di bawah kulit lengan dan memiliki tingkat kegagalan di bawah satu persen.
Layanan MKJP, termasuk MOW dan MOP gratis, telah dilaksanakan di beberapa fasilitas kesehatan, salah satunya di RSIA Rika Amelia Palembang. “Ini bentuk komitmen kami mendukung program nasional keluarga berencana dan menciptakan keluarga berkualitas,” kata Zulfikar.
Ia menegaskan, tanggung jawab keluarga berencana tidak hanya di tangan perempuan. “Pria juga harus mengambil peran dalam perencanaan keluarga,” ujarnya.
Zulfikar juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki dan Wakil Bupati Supriyanto atas dukungan mereka terhadap pelaksanaan program ini. “Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis KB akan membawa dampak besar bagi kesejahteraan keluarga,” tandasnya.














