BERITA TERKINIHEADLINEPEMERINTAHAN

Brida OKI Luncurkan SINOKI, Dorong Kompetisi Inovasi Lintas OPD dan Desa

×

Brida OKI Luncurkan SINOKI, Dorong Kompetisi Inovasi Lintas OPD dan Desa

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, OKI – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terus memperkuat ekosistem inovasi daerah melalui peluncuran Sistem Informasi Inovasi OKI atau SINOKI. Platform digital hasil kolaborasi Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) OKI dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) OKI itu resmi diluncurkan pada Kamis (30/10).

SINOKI dirancang untuk menjadi pangkalan data terbuka yang memuat seluruh inovasi dari organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah desa, hingga masyarakat. Sistem ini memungkinkan setiap inovasi daerah terdokumentasi, dipublikasikan, dan dimanfaatkan sebagai contoh praktik baik bagi instansi lain.

Kepala Brida OKI, H. Reswandi, SP, MM, mengatakan SINOKI bukan hanya alat pendataan, tetapi juga pendorong kompetisi positif antarinstansi. Menurutnya, sistem tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung penilaian Indeks Inovasi Daerah (IID) dan raihan Innovative Government Award dari Kementerian Dalam Negeri.

“SINOKI hadir untuk mendorong kompetisi positif, memperkuat pelayanan publik, dan mempercepat pembangunan demi kesejahteraan masyarakat,” kata Reswandi dalam kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) SINOKI di Aula Brida OKI.

Sementara itu, Asisten Bidang Administrasi Umum, Hj. Nursula, yang hadir mewakili Bupati OKI, menegaskan bahwa inovasi merupakan bagian dari budaya kerja aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab OKI. Ia menyebut, kebijakan daerah melalui Peraturan Bupati Nomor 20 Tahun 2022 menetapkan program “Satu Instansi, Satu Inovasi” dan “Satu Desa, Satu Inovasi” sebagai komitmen pembangunan berkelanjutan.

“Inovasi tidak boleh berhenti di proyek atau kegiatan sementara. Harus terus berjalan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Nursula.

Kepala Bidang Layanan e-Government Diskominfo OKI, Muttaqin NS, yang juga menjadi pengembang SINOKI, menjelaskan bahwa sistem ini bersifat terbuka dan dapat diakses publik. Setiap inovasi yang masuk akan menjadi referensi dan sumber inspirasi bagi lembaga maupun individu yang ingin berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Dalam acara peluncuran tersebut, Brida OKI turut memberikan penghargaan kepada sejumlah OPD dan unit pelayanan publik yang dinilai paling inovatif. Di antaranya Disdukcapil, Diskominfo, Disdik, Disdag, Dinas PMD, serta Puskesmas Pematang Panggang IV, Muara Burnai, Pengarayan, Jejawi, dan Sugihwaras. Penilaian dilakukan berdasarkan tingkat kemanfaatan, kelengkapan data, keaktifan pelaporan, dan hasil evaluasi aplikasi Kemendagri RI.

Peluncuran SINOKI diharapkan menjadi momentum bagi seluruh perangkat daerah dan desa untuk memperkuat kolaborasi serta memperluas inovasi berbasis kebutuhan masyarakat. Dengan sistem ini, setiap gagasan pembangunan akan terekam, terukur, dan memberi dampak nyata bagi kemajuan OKI.

“Kuncinya adalah kolaborasi dan keberlanjutan. SINOKI menjadi ruang bersama untuk memperkuat semangat berinovasi,” tutup Reswandi.