MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Seorang sopir truk pasir, Fikri (32), menjadi korban kekerasan ekstrem yang dilakukan pasangannya sendiri, di kawasan Kecamatan Gandus, Kota Palembang, Rabu (5/11/2025) sekitar pukul 08.00 WIB.
Pertikaian berawal hanya masalah handphone, berujung penyiram air keras ke tubuh korban, saat berada di dekat area pertokoan samping Jembatan Musi II.
Saksi mata, Yusril (29), mengaku mendengar pertengkaran keduanya sebelum insiden.
“Saya dengar pelaku (wanita_red) marah-marah nanyain HP-nya yang dipinjam korban. Tapi korban jawab kalau HP itu sudah dijual. Setelah itu langsung terjadi penyiraman air keras,” ujar Yusril saat ditemui di lokasi.
Warga sekitar sontak membantu, menyiramkan air bersih ke tubuh Fikri yang melepuh sebelum membawanya ke fasilitas medis terdekat. Luka bakar parah tampak di area wajah, dada dan perut korban.
Polisi menemukan wadah serta sisa cairan kimia kuat di lokasi, diduga sebagai alat aksi pelaku. Barang bukti itu kini diamankan untuk pendalaman kasus.
Kapolsek Gandus AKP Firmansyah menambahkan, pihaknya masih menunggu laporan resmi dari korban.
“Korbannya belum buat laporan, kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku dan mendalami motif sebenarnya. Sementara korban masih dirawat intensif,” ujarnya.














