MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Arah pembangunan Kabupaten Tulungagung tahun 2026 resmi mengerucut. DPRD Tulungagung menggelar Rapat Paripurna dengan sejumlah agenda besar yang menjadi penentu kebijakan daerah, mulai dari pengumuman Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) 2026, persetujuan bersama Ranperda APBD 2026, hingga pembentukan Panitia Khusus (Pansus). Rapat berlangsung di lantai 2 Graha Wicaksana, Selasa (18/11/2025).
Ketua DPRD Tulungagung, Marsono, S.Sos., memimpin langsung jalannya rapat. Hadir pula Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., Wakil Bupati H. Ahmad Baharudin, S.M., unsur pimpinan DPRD, Sekda Drs. Tri Hariadi, M.Si., jajaran kepala OPD, serta para camat se-Tulungagung.
Di awal rapat, Marsono menyampaikan ucapan Selamat Hari Jadi ke-820 Kabupaten Tulungagung, sebagai momentum memperkuat komitmen mewujudkan daerah yang Sejahtera, Maju, dan Berakhlak Mulia Sepanjang Masa.
Banggar Paparkan Finalisasi Postur APBD 2026
Anggota Badan Anggaran DPRD Tulungagung, Hj. Binti Luklukah, S.M., dipercaya menyampaikan laporan akhir pembahasan APBD 2026. Ia merinci secara lengkap komposisi anggaran daerah yang akan menjadi pedoman pembangunan tahun depan.
Postur APBD Tulungagung Tahun Anggaran 2026
1. Pendapatan Daerah
• Rp 2.992.753.505.059,87
2. Belanja Daerah
• Rp 3.211.000.000.000,00
A. Selisih Belanja: Rp 521.707.528,87
B. Surplus/Defisit: Defisit Rp 218.768.202.469
3. Pembiayaan Daerah
a. Penerimaan Pembiayaan: Rp 218.768.202.469
b. Pengeluaran Pembiayaan: Rp 0
• Pembiayaan Neto: Rp 218.768.202.469
• SiLPA 2026: Rp 0
Binti menegaskan, seluruh alokasi anggaran harus dilaksanakan dengan prinsip akuntabilitas, transparansi, efektivitas, serta keberpihakan pada masyarakat kecil, agar sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Tulungagung.
Bupati: APBD 2026 Selaras Prioritas Nasional dan Provinsi
Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo menyampaikan apresiasi kepada DPRD karena Ranperda APBD 2026 akhirnya dapat disepakati bersama. Dokumen anggaran ini selanjutnya akan dikirim ke Gubernur Jawa Timur untuk proses evaluasi.
Bupati menekankan bahwa arah pembangunan Tulungagung tahun 2026 akan tetap mengikuti prioritas pembangunan nasional dan provinsi, utamanya pada peningkatan kesejahteraan sosial dan penguatan sektor ekonomi unggulan.
Paripurna Ditutup Pembentukan Pansus dan Tasyakuran Hari Jadi
Sebagai agenda akhir, DPRD membentuk Panitia Khusus (Pansus) yang akan melanjutkan pembahasan produk hukum daerah dan memastikan penyusunan Propemperda 2026 berjalan komprehensif.
Rapat paripurna juga diwarnai momen simbolis tasyakuran Hari Jadi ke-820 Kabupaten Tulungagung, ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua DPRD Marsono, yang kemudian diserahkan kepada Bupati Gatut Sunu Wibowo.
Paripurna ini menegaskan bahwa arah kebijakan Tulungagung 2026 telah ditetapkan, terukur, strategis, dan berorientasi penuh pada kepentingan masyarakat.














