BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINALNUSANTARA

Lapas Kelas IIA Jambi Kembangkan Ikan dan Hidroponik

×

Lapas Kelas IIA Jambi Kembangkan Ikan dan Hidroponik

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, JAMBI — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jambi terus memastikan keberlangsungan serta optimalisasi program pembinaan kemandirian sebagai bagian penting dari proses rehabilitasi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Berbagai unit kegiatan produktif secara rutin ditinjau dan dikembangkan, mulai dari budidaya maggot sebagai solusi pengelolaan limbah organik, budidaya ikan lele, hingga pertanian hidroponik dengan komoditas selada, kalee, kangkung dan pakcoy.

Seluruh program tersebut dikelola secara berkelanjutan dengan melibatkan partisipasi aktif Warga Binaan sebagai sarana pembelajaran keterampilan dan peningkatan kemandirian ekonomi.

Peninjauan langsung dilakukan oleh Kepala Seksi Kegiatan Kerja, H.Jailani, bersama Kepala Subseksi Bimbingan Kerja dan Pengelolaan Hasil Kerja, Meiky Kennedy, serta Azan, staf bimbingan kerja, pada Senin (19/1/2026).

Mereka mengevaluasi proses produksi, kondisi sarana dan prasarana, serta capaian hasil dari masing-masing program.

“Melalui kegiatan produktif yang terarah, Warga Binaan diharapkan memiliki keterampilan dan bekal positif yang dapat dimanfaatkan setelah selesai menjalani masa pidana,” ujar Meiky Kennedy.

Senada dengan itu, Meiky Kennedy juga menjelaskan bahwa pengembangan program kemandirian terus dilakukan secara bertahap agar mampu memberikan manfaat maksimal, baik bagi Warga Binaan maupun institusi.

“Keterlibatan aktif Warga Binaan menjadi kunci keberhasilan program, terutama dalam menjaga konsistensi serta kualitas hasil produksi,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Jambi, Syahroni Ali, menegaskan bahwa program pembinaan kemandirian merupakan wujud komitmen Lapas dalam menyiapkan Warga Binaan agar lebih siap kembali dan berdaya saing di tengah masyarakat.

“Program ini bukan sekadar mengisi waktu, tetapi membekali mereka dengan keterampilan yang bermanfaat dan bernilai ekonomi. Harapan kami, setelah bebas nanti mereka dapat mandiri, produktif, dan tidak kembali melakukan pelanggaran hukum,” tegas Syahroni.

Melalui peninjauan dan penguatan program kemandirian ini, Lapas Kelas IIA Jambi menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembinaan yang produktif, berkelanjutan dan berorientasi pada pembentukan sumber daya manusia yang mandiri serta siap kembali ke masyarakat.