BERITA TERKINI

Aksi Sigap Polsek Paninggaran Tangani Bencana: Evakuasi Lumpur Sibelis hingga Bantu Warga Terdampak Longsor

×

Aksi Sigap Polsek Paninggaran Tangani Bencana: Evakuasi Lumpur Sibelis hingga Bantu Warga Terdampak Longsor

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PEKALONGAN – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, sejak Selasa (27/01/2026) sore mengakibatkan serangkaian bencana alam. Mulai dari longsor di Tikungan Sibelis, rumah warga roboh, hingga jalan raya ambles di jalur utama Paninggaran–Kajen. Menyikapi kondisi tersebut, Polsek Paninggaran bergerak cepat melakukan penanganan di sejumlah titik rawan.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Paninggaran AKP Bambang Tunggono, S.H., M.H., memastikan seluruh personel dikerahkan untuk melakukan evakuasi, pengamanan, serta menjaga kelancaran arus lalu lintas.

“Kami bergerak maraton sejak sore. Fokus utama adalah membuka kembali akses vital di Tikungan Sibelis yang tertutup lumpur serta mengamankan permukiman warga di Dusun Sijambu yang terdampak longsor. Seluruh personel kami siagakan demi keselamatan masyarakat,” ujar AKP Bambang, Rabu (28/01/2026).

Akses utama di Tikungan Sibelis, Desa Tenogo, sempat terganggu akibat tumpukan lumpur sisa longsor sekitar pukul 17.00 WIB. Personel Polsek Paninggaran bersama BPBD Kabupaten Pekalongan, unsur TNI, serta warga setempat langsung melakukan pembersihan material lumpur dengan bantuan alat berat.

“Alhamdulillah, berkat kerja sama semua pihak dan dukungan alat berat, material lumpur dapat segera disingkirkan sehingga akses jalan tidak lumpuh terlalu lama,” tambah Kapolsek.

Bencana longsor juga terjadi di Dusun Sijambu RT 02/RW 06, Desa Paninggaran. Sebuah rumah milik Agus Salim (45) mengalami kerusakan parah setelah bagian dapur roboh akibat longsor sekitar pukul 18.00 WIB, saat hujan lebat disertai angin kencang melanda wilayah tersebut.

“Petugas telah mengecek lokasi. Bagian belakang rumah roboh total. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp15 juta. Anggota kami masih melakukan pendampingan dan membantu warga di lokasi,” jelas AKP Bambang.

Selain longsor, jalan ambles juga terjadi di Desa Sawangan pada jalur utama Paninggaran–Kajen sekitar pukul 20.50 WIB. Untuk mencegah kecelakaan lalu lintas, personel Polsek Paninggaran bersama tim SAR dan masyarakat setempat melakukan penambalan darurat menggunakan material aspal.

“Kami lakukan penanganan cepat agar tidak membahayakan pengendara, terutama pada malam hari dengan jarak pandang terbatas. Saat ini arus lalu lintas sudah kembali lancar, aman, dan terkendali,” tegasnya.

Kepolisian mengimbau masyarakat dan para pengguna jalan yang melintas di jalur pegunungan Paninggaran agar tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat intensitas hujan masih cukup tinggi hingga malam hari.