PEMERINTAHAN

DKP Sulbar Konsolidasi Program Bersama Tim Ahli Gubernur, Perkuat Arah Pembangunan Sektor Perikanan

×

DKP Sulbar Konsolidasi Program Bersama Tim Ahli Gubernur, Perkuat Arah Pembangunan Sektor Perikanan

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, SULBAR — Suasana hangat dan terbuka terasa di Aula Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Barat, jajaran DKP Sulbar berkumpul dalam kegiatan silaturahmi dan konsolidasi program bersama Tim Ahli Evaluasi Program Gubernur Sulbar.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala DKP Sulbar, Safaruddin, S.DM dan menjadi bagian dari langkah nyata mendukung arah pembangunan yang dicanangkan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka bersama Wakil Gubernur Salim S. Mengga, khususnya di sektor kelautan dan perikanan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat pesisir.

Hadir dalam pertemuan tersebut Tim Ahli Gubernur Sulbar, Abdul Waris Bestari bersama Bayu serta seluruh kepala bidang lingkup DKP Sulbar dan Kepala UPTD BBIP Poniang. Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang diskusi santai untuk menilai apa saja program yang sudah berjalan dan apa yang masih perlu diperbaiki.

Dalam diskusi, para peserta membahas hasil nyata dari berbagai program DKP Sulbar. Tidak hanya soal kegiatan yang sudah dilaksanakan, tetapi juga dampaknya bagi masyarakat. Selain itu, turut dibahas sumber-sumber pendapatan daerah dari sektor perikanan, termasuk peran pelabuhan dan fasilitas pendukung lainnya.

Kepala DKP Sulbar, Safaruddin, S.DM menegaskan bahwa tujuan utama semua program pemerintah adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, informasi tentang program dan bantuan harus disampaikan dengan cara yang mudah dipahami oleh publik.

“Program yang baik harus bisa dirasakan manfaatnya dan diketahui masyarakat. Di sinilah pentingnya peran media dan komunikasi yang terbuka,” ujar Safaruddin, Jumat (30/1/2026).

Ia juga menyampaikan perlunya dukungan bersama dalam pengelolaan wilayah kepulauan, khususnya Kepulauan Balabalakang, serta rencana DKP Sulbar untuk kembali mengajukan proposal ke Kementerian Kelautan dan Perikanan RI guna memperkuat pengelolaan sumber daya laut di Sulawesi Barat.

Selain itu, DKP Sulbar tengah menjajaki kerja sama dengan pihak investor untuk mengembangkan Pelabuhan Perikanan Palipi, terutama untuk mendukung pemasaran ikan teri. Pelabuhan dinilai memiliki peran besar, tidak hanya sebagai pusat aktivitas nelayan, tetapi juga sebagai sumber pendapatan daerah.

Topik lain yang ikut dibahas adalah upaya menjaga harga ikan tetap stabil. Beberapa solusi yang disoroti antara lain pengawasan jalur distribusi hasil perikanan, pemanfaatan cold storage, serta pembenahan pengelolaan pabrik es milik DKP Sulbar agar lebih optimal.

UPTD BBIP Poniang juga didorong untuk terus meningkatkan produksi bibit ikan guna memenuhi kebutuhan pembudidaya. Di sisi lain, DKP Sulbar membuka peluang kerja sama dengan organisasi kepemudaan dan mahasiswa, agar generasi muda ikut terlibat dalam pengelolaan sumber daya perikanan.

Ke depan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat juga akan melibatkan konten kreator lokal dalam mempublikasikan kegiatan DKP Sulbar, terutama saat penyerahan bantuan kepada nelayan. Langkah ini diharapkan membuat informasi lebih dekat, lebih menarik, dan mudah diterima masyarakat.

Menutup pertemuan, Safaruddin mengajak seluruh ASN DKP Sulbar untuk ikut mendukung penyebaran informasi positif melalui media sosial resmi DKP Sulbar, sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi yang jujur, terbuka, dan membumi.