MATTANEWS.CO, SIDOARJO – Anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo, Zahlul Yussar, menghadiri kegiatan Nyadran Dewi Sekardadu yang digelar oleh masyarakat Desa Balongdowo, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo.
Tradisi Nyadran ke makam Dewi Sekardadu yang berada di Dusun Kepetingan, Desa Sawohan, Kecamatan Buduran, Minggu (8/2/2026) sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) ke-167.
Dalam kesempatan tersebut, Zahlul Yussar menegaskan pentingnya menjaga dan melestarikan tradisi budaya warisan leluhur agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman. Menurutnya, Nyadran Dewi Sekardadu bukan sekadar ritual adat, tetapi juga memiliki nilai historis, sosial, dan budaya yang tinggi.
“Tradisi Nyadran Dewi Sekardadu ini merupakan warisan budaya leluhur yang harus terus dijaga dan dilestarikan, khususnya oleh generasi penerus. Jangan sampai budaya lokal yang sarat makna ini hilang karena kurangnya kepedulian,” ujar Zahlul Yussar.
Ia menilai kegiatan budaya seperti nyadran memiliki peran penting dalam memperkuat identitas daerah serta mempererat kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat. Selain itu, tradisi tersebut juga dapat menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk mengenal sejarah dan nilai-nilai kearifan lokal.
Zahlul Yussar berharap pemerintah daerah bersama masyarakat dapat terus bersinergi dalam menjaga kelestarian budaya lokal. Ia juga mendorong agar kegiatan budaya tradisional dapat dikemas secara lebih menarik sehingga mampu menjadi daya tarik wisata budaya di Kabupaten Sidoarjo.
“Kalau dilestarikan dengan baik, tradisi seperti ini tidak hanya menjaga jati diri bangsa, tetapi juga berpotensi meningkatkan pariwisata dan perekonomian masyarakat,” pungkasnya.















