MATTANEWS.CO, MALANG – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari daerah pemilihan (Dapil) Malang Raya, Saifudin Zuhri, menggelar kegiatan serap aspirasi masyarakat di Kecamatan Kalipare dan Donomulyo, Kabupaten Malang.
Pada momentum penting kali ini, Saifudin Zuhri menyerap langsung aspirasi masyarakat apa yang menjadi keluh kesah khususnya di bidang pendidikan.
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya membuka dialog bersama tokoh masyarakat, kepala sekolah, guru, dan wali murid, mengemuka sejumlah persoalan mendesak, terutama terkait kondisi bangunan sekolah yang mengalami kerusakan di atapnya.
Dari hasil dialog injlah ada beberapa perwakilan sekolah menyampaikan kondisi ruang kelas yang atapnya bocor, plafon rusak. Saat musim hujan, proses belajar mengajar menjadi terganggu.
Oleh sebab itu, Saifudin Zuhri menyampaikan komitmennya bahwa persoalan rehabilitasi sekolah menjadi prioritas, karena menyangkut keselamatan dan kenyamanan peserta didik.
“Pendidikan adalah fondasi masa depan. Tidak boleh ada anak-anak kita yang belajar dalam kondisi tidak layak. Aspirasi ini akan kami kawal agar bisa masuk dalam prioritas program pembangunan,” tegasnya, Jum’at sore (13/2/2026).
Selain infrastruktur, masyarakat juga menyampaikan kebutuhan beasiswa bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Banyak orang tua mengaku kesulitan membiayai kebutuhan pendidikan anak.
Menanggapi hal tersebut, Saifudin Zuhri menyatakan komitmennya untuk mendorong optimalisasi program beasiswa dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta mengawal agar kuota bagi wilayah Malang Selatan, termasuk Kalipare dan Donomulyo, dapat ditingkatkan.
“Kami ingin memastikan anak-anak Malang Selatan punya kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan. Jangan sampai ada yang putus sekolah karena faktor ekonomi,” ujarnya.
Menurutnya, reses ini menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat. Seluruh aspirasi yang masuk akan dicatat, diverifikasi, dan diperjuangkan dalam pembahasan anggaran serta koordinasi dengan dinas terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban dan partisipasi aktif masyarakat. Warga berharap aspirasi yang telah disampaikan dapat segera direalisasikan demi peningkatan kualitas pendidikan di wilayah Kalipare dan Donomulyo.















