* Terkait kematian tak wajar Yahya Romadhon
MATTANEWS.CO, BANYUASIN – Tim Forensik RS Bhayangkara Moh Hasan, menemukan sejumlah luka bekas penganiayaan ditubuh korban Yahya Romadhon (27), ODGJ yang tewas tak wajar di Kabupaten Banyuasin, Kamis (26/2/2026).
Terungkapnya kejadian tersebut saat penyidik Unit IV Subdit III Ditreskrimum Polda Sumsel, tim forensik RS Bhayangkara Moh Hasan melakukan otopsi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Musi Landas, Jalan Palembang-Betung, Kabupaten Banyuasin.
“Benar, kita menemukan beberapa tanda bekas kekerasan di tubuh korban. Luka itu ada di kaki, paha, di tangan, kepalanya. Kalau dilihat akibat pukulan benda tumpul,” ungkap Dokter Forensik RS Bhayangkara Moh Hasan dr Indra Nasution, kepada wartawan saat dihubungi melalui ponsel.
Disinggung mengenai penyebab kematian korban, dr Indra belum berani memastikannya, lantaran masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik.
“Kondisi korban sudah mulai membusuk. Kita perlu pemeriksaan di laboratoriun. Mengenai penyebab kematian, kita belum bisa mengetahuinya, karena masih menunggu hasil pemeriksaan lab,” ujarnya.
Terpisah, Kuasa Hukum keluarga korban dari LBH Bima Sakti, membenarkan pihaknya telah mengikuti proses ekshumasi (otopsi) terhadap jenazah adik kliennya.
“Kami telah mengikuti proses ekshumasi atau yang dikenal dengan kata otopsi yang dilakukan di TPU Musi Landas. Sebagaimana, dugaan penganiayaan yang dialami oleh adik klien kami,” urai Indah Permata Sari didampingi Conie Pania Putri, saat diwawancarai wartawan.
Dikatakannya, Ekshumasi atau otopsi, berjalan dengan lancar, kurang lebih selama tiga jam.
“Otopsi mulai dari pukul 10.00 hingga pukul 13.00 WIB. Selanjutnya kita masih menunggu hasil pemeriksaan ini dari penyidik. Mudah-mudahan kasus ini menjadi terang benderang,” tandasnya.














