MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Memasuki sepuluh malam terakhir Ramadan, Bupati Tulungagung Provinsi Jawa Timur H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., mengajak masyarakat memperbanyak ibadah dan memperkuat kepedulian sosial. Pesan itu disampaikan saat kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Tulungagung di Masjid Besar Baitul Khoir, Kecamatan Bandung, Jumat (13/3/2026) malam.
Kegiatan Safari Ramadan yang digelar pada malam ke-24 Ramadan 1447 Hijriah tersebut menjadi momentum silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat sekaligus penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah kehidupan sosial.
Dalam sambutannya, Bupati Gatut Sunu menyampaikan rasa syukur karena masyarakat masih diberi kesempatan menjalani ibadah di bulan suci yang penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan.
“Bulan Ramadan merupakan waktu yang sangat istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT melalui berbagai ibadah seperti puasa, shalat tarawih, membaca Al-Qur’an, serta memperbanyak amal kebaikan,” ujarnya.
Menurutnya, Ramadan tidak hanya menjadi momentum meningkatkan ibadah secara personal, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur dalam kehidupan bermasyarakat, seperti kesabaran, keikhlasan, serta kepedulian terhadap sesama.
Bupati Gatut Sunu menegaskan bahwa nilai-nilai tersebut perlu terus dijaga dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari agar semangat kebersamaan dan kerukunan di tengah masyarakat tetap terpelihara.
“Kita berharap semangat kebaikan yang lahir selama Ramadan tidak berhenti setelah bulan suci ini berakhir, tetapi terus kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari karakter masyarakat yang berakhlak mulia,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa saat ini umat Islam telah memasuki sepuluh malam terakhir Ramadan yang diyakini sebagai waktu penuh keutamaan, termasuk adanya malam Lailatul Qadar yang lebih baik dari seribu bulan.
Oleh karena itu, Bupati Gatut Sunu mengajak masyarakat untuk meningkatkan ibadah dan memperbanyak amal kebaikan, mulai dari memperbanyak doa, dzikir, membaca Al-Qur’an hingga memperkuat kepedulian sosial kepada sesama.
“Semoga kita semua diberikan kesempatan untuk meraih keberkahan dan kemuliaan malam Lailatul Qadar,” tuturnya.
Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, Pemerintah Kabupaten Tulungagung juga berharap dapat mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan masyarakat serta memperkuat sinergi dalam membangun daerah.
Bupati Gatut Sunu menegaskan bahwa kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Kabupaten Tulungagung yang sejahtera, maju, dan berakhlak mulia.
Acara Safari Ramadan tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, Penjabat Sekretaris Daerah Soeroto, Kepala Kantor Kementerian Agama Tulungagung Mohamad Afif Fauzi, Ketua Baznas Tulungagung Suyadi, para kepala perangkat daerah, camat, kepala desa, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.
Kehadiran para pemimpin daerah di tengah masyarakat pada momentum Ramadan ini menjadi simbol kuatnya komitmen pemerintah untuk terus hadir dan berjalan bersama rakyat dalam membangun Tulungagung yang religius dan harmonis.
Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi menjadi ruang memperkuat ukhuwah, memperdalam spiritualitas, dan meneguhkan komitmen bersama membangun Tulungagung yang semakin maju, sejahtera, dan berakhlak mulia.














