MATTANEWS.CO, BANYUASIN – Pemerintah melalui satuan kerja terkait memastikan kesiapan infrastruktur jalan utama menuju gerbang penyeberangan Santai Pulau tetap fungsional. Sejak awal tahun 2026, setidaknya 700 ton aspal dan 200 meter kubik batu agregat telah disiapkan guna mendukung perbaikan dan pemeliharaan jalan.
Kasatker Afrido menyampaikan bahwa seluruh langkah penanganan telah dilakukan secara maksimal. Meski demikian, tim di lapangan terus bergerak aktif menyisir titik-titik kerusakan, khususnya lubang baru yang muncul akibat tingginya curah hujan serta beban kendaraan berat yang melintas setiap hari.
“Semua sudah kami tangani, namun tim tetap melakukan penyisiran untuk mengantisipasi kerusakan baru,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan, tingkat kemantapan jalan di ruas Tanjung Api-Api hingga Gasing saat ini telah mencapai 82 persen. Angka tersebut menunjukkan kondisi jalan yang relatif baik, meskipun masih diperlukan peningkatan di beberapa titik.
Sebagai langkah jangka panjang, pihaknya telah menyiapkan inovasi penanganan jalan dengan teknologi mortar busa. Teknologi ini rencananya akan diterapkan pada ruas sepanjang 900 meter setelah masa arus mudik dan arus balik Lebaran selesai, guna memberikan perbaikan yang lebih permanen.
Selain itu, upaya pelebaran jalan di ruas Simpang Bandara juga masuk dalam agenda pekerjaan. Langkah ini diharapkan mampu mengurai kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi, terutama pada jam-jam sibuk.
Dengan berbagai upaya tersebut, diharapkan akses jalan menuju gerbang penyeberangan tetap lancar, aman, dan nyaman bagi masyarakat serta mendukung kelancaran aktivitas transportasi dan perekonomian daerah.














