BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINALNUSANTARA

Demo AMAN Guncang Polda Jambi, Soroti Kaburnya Tersangka Sabu 58 Kg, Desak CCTV Dibuka

×

Demo AMAN Guncang Polda Jambi, Soroti Kaburnya Tersangka Sabu 58 Kg, Desak CCTV Dibuka

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, JAMBI – Aksi demonstrasi Aliansi Masyarakat Anti Narkoba (AMAN) di depan Mapolda Jambi, Senin (13/4/2026), berlangsung dengan orasi lantang dan tuntutan tegas. Massa menyoroti kaburnya tersangka utama dalam kasus dugaan peredaran sabu seberat 58 kilogram yang kini menjadi perhatian publik luas.

Dalam aksinya, AMAN mempertanyakan kronologi kaburnya tersangka berinisial M. Alung Ramadhan (MA) yang disebut terjadi di lingkungan penyidik Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi.

Orasi yang disampaikan secara bergantian menekankan pentingnya keterbukaan informasi dan akuntabilitas dalam penanganan perkara besar tersebut.

“Ini harus dijelaskan secara transparan. Publik berhak tahu bagaimana kronologi sebenarnya,” tegas perwakilan massa dalam aksi tersebut.

Selain itu, massa juga mendesak agar dilakukan pembukaan rekaman CCTV saat peristiwa terjadi. Mereka menilai, transparansi menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Tak hanya itu, AMAN juga meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap penanganan kasus, termasuk pengawasan internal oleh Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Polri.

Dalam pernyataan sikapnya, massa aksi menyampaikan sejumlah tuntutan utama, yakni mendesak penjelasan resmi terkait kronologi kaburnya tersangka, meminta pembukaan rekaman CCTV kepada publik, serta mendorong dilakukannya evaluasi internal dan pengawasan secara menyeluruh.

Aksi tersebut berlangsung di depan gerbang Mapolda Jambi dengan pengawalan aparat kepolisian dan berjalan dalam kondisi tertib.

Sebelumnya, pihak Polda Jambi melalui Kabid Humas, Kombes Pol. Erlan Munaji, menyampaikan bahwa tersangka MA telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak Oktober 2025 setelah melarikan diri dari ruang penyidikan sebelum dilakukan pemeriksaan.

Polda Jambi juga menegaskan bahwa upaya pencarian terhadap tersangka masih terus dilakukan dengan melibatkan koordinasi lintas wilayah.

Kasus ini menjadi sorotan karena besarnya jumlah barang bukti yang mencapai puluhan kilogram, serta dinamika dalam proses penanganannya yang memicu perhatian publik.

Pengamat menilai, keterbukaan informasi dan profesionalitas penegakan hukum menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat, terutama dalam kasus narkotika berskala besar.

Hingga kini, publik masih menunggu penjelasan lanjutan dari pihak berwenang, termasuk hasil pemeriksaan internal yang tengah berjalan.