BERITA TERKININUSANTARAPEMERINTAHAN

Pertanian Padi Mura Tumbuh Positif, Produksi dan Luas Panen Meningkat Signifikan

×

Pertanian Padi Mura Tumbuh Positif, Produksi dan Luas Panen Meningkat Signifikan

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO,MUSI RAWAS– Kabupaten Musi Rawas (Mura) kembali mencatatkan capaian menggembirakan di sektor pertanian, khususnya komoditas padi sepanjang tahun 2025. Pertumbuhan positif ini terlihat dari meningkatnya luas panen dan produksi padi yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHNAK) Kabupaten Mura melalui Sekretaris, Anandhito Hanung Nugroho, menyampaikan bahwa berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan, tren peningkatan ini menunjukkan perkembangan sektor pertanian yang semakin baik di wilayah tersebut.

Ia menjelaskan, sepanjang tahun 2025 luas panen padi di Kabupaten Mura mencapai 23.717 hektar. Angka ini meningkat sebesar 19,19 persen atau bertambah sekitar 3.818 hektar dibandingkan tahun 2024 yang tercatat seluas 19.899 hektar.

“Peningkatan ini menunjukkan adanya optimalisasi lahan pertanian serta dukungan berbagai program yang mendorong produktivitas petani,” ujar Anandhito.

Lebih lanjut, mantan Sekretaris Bappeda Mura tersebut menuturkan bahwa tren positif ini diprediksi akan terus berlanjut hingga awal tahun 2026. Berdasarkan proyeksi, potensi luas panen pada periode Januari hingga Maret 2026 diperkirakan mencapai 4.522 hektar atau meningkat sebesar 18,56 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.

Tidak hanya dari sisi luas panen, peningkatan juga terlihat dari produksi padi. Produksi padi dalam bentuk Gabah Kering Giling (GKG) di tahun 2025 tercatat mencapai 144.097 ton. Capaian ini meningkat sebesar 28.021 ton GKG atau tumbuh 24,14 persen dibandingkan produksi tahun 2024 yang sebesar 116.076 ton GKG.

“Lonjakan produksi ini sejalan dengan meningkatnya luas panen serta upaya peningkatan produktivitas yang dilakukan oleh petani dan pemerintah daerah,” jelasnya.

Untuk periode Januari hingga Maret 2026, produksi padi di Kabupaten Mura juga diproyeksikan mengalami kenaikan. Produksi diperkirakan mencapai 26.600 ton GKG atau meningkat sebesar 15,95 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan produksi gabah ini turut memberikan dampak positif terhadap ketersediaan beras untuk konsumsi masyarakat. Jika dikonversikan, produksi beras di Kabupaten Mura pada tahun 2025 mencapai 82.749 ton. Angka ini meningkat signifikan dari tahun 2024 yang hanya sebesar 66.657 ton, atau bertambah sekitar 16.091 ton beras (24,14 persen).

Sementara itu, untuk tiga bulan pertama tahun 2026, potensi produksi beras diperkirakan mencapai 15.275 ton, yang diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat secara berkelanjutan.

Terlepas dari capaian tersebut, keberhasilan peningkatan produktivitas ini menempatkan Kabupaten Musi Rawas sebagai salah satu daerah di Sumatera Selatan yang memberikan kontribusi terhadap surplus produksi padi di tingkat provinsi pada tahun 2025.

Pemerintah daerah berharap, tren positif ini dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan di masa mendatang. Selain memperkuat ketahanan pangan daerah, peningkatan produksi ini juga diharapkan mampu mendorong kesejahteraan para petani di Kabupaten Musi Rawas.

Dengan dukungan berbagai program, inovasi pertanian, serta sinergi antara pemerintah dan petani, sektor pertanian di Mura diyakini akan terus menjadi salah satu pilar utama pembangunan daerah.