BERITA TERKININUSANTARATNI DAN POLRI

Bupati Kapuas Hulu Surati Gubernur Kalbar, Minta Investigasi Kemunculan Gas di Tepian Sungai Kapuas

×

Bupati Kapuas Hulu Surati Gubernur Kalbar, Minta Investigasi Kemunculan Gas di Tepian Sungai Kapuas

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, mengajukan surat permohonan peninjauan dan investigasi kepada Gubernur Kalimantan Barat terkait fenomena kemunculan gas di tepian Sungai Kapuas, tepatnya di Desa Ujung Pandang, Kecamatan Bunut Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu.

Hal ini dibenarkan Kepala Bagian Perekonomian, Administrasi Pembangunan dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, Budi Prasetyo.

“Tindaklanjut surat bupati ini, telah datang tim dari badan geologi kementerian esdm.jakarta untuk menyelidiki langsung ke lapangan. Hasil dari penyelidikan nanti akan dilaporkan ke bupati kapuas hulu,” ungkap Budi kepada Wartawan, Jumat (24/4/2026).

Proses penyelidikan dimulai dari mempelajari geologi regional di sekitar wilayah yg muncul gas, kemudian diambil sampling untuk dianalisa di laboratorium,

“Namun terkait laporan penyelidikan bisa sebulan baru bisa dilaporkan karena menunggu hasil pengujian sampel di laboratorium. Yang pasti saat ini tim sudah menuju ke lokasi di Desa Ujung Pandang kecamatan Bunut Hilir,” tegas Budi.

Adapun dalam surat yang ditujukan kepada Gubernur Kalimantan Barat di Pontianak tersebut, Bupati menyampaikan bahwa fenomena kemunculan gas terjadi pada 23 Maret 2026 dan telah menjadi perhatian masyarakat luas.

Berdasarkan laporan warga serta hasil peninjauan awal di lapangan, ditemukan adanya nyala api yang muncul dari permukaan pasir di tepian Sungai Kapuas. Nyala api tersebut diduga berasal dari gas yang keluar dari dalam tanah.

Fenomena tersebut menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat, terutama terkait potensi bahaya seperti risiko kebakaran, ledakan, serta dampak terhadap keselamatan lingkungan dan aktivitas warga sekitar.

Sebagai langkah awal, Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu telah melakukan pengamanan lokasi dengan membatasi akses masyarakat ke area tersebut. Selain itu, pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan aparat terkait guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Melalui surat tersebut, Bupati Kapuas Hulu memohon kepada Gubernur Kalimantan Barat agar dapat menugaskan tim untuk melakukan investigasi dan kajian teknis secara menyeluruh terhadap fenomena dimaksud.

Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu juga berharap hasil investigasi nantinya dapat memberikan rekomendasi teknis terkait langkah penanganan, mitigasi risiko, serta pengamanan wilayah demi melindungi keselamatan masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan sekitar. (*)