BERITA TERKINIHEADLINENUSANTARAPEMERINTAHAN

Membanggakan, Kota Malang Raih Dua Penghargaan Sekaligus

×

Membanggakan, Kota Malang Raih Dua Penghargaan Sekaligus

Sebarkan artikel ini

* Walikota Berkomitmen Perkuat Ekosistem Halal

MATTANEWS.CO, MALANG – Kota Malang kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua penghargaan dari Universitas Brawijaya, yakni Commitment To The Development.

Hal tersebut tak lepas dari peran Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat yang terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pengembangan ekosistem halal di Kota Malang.

Halal Ecosystem dan Perspective 2026 serta Commitment to the Development of the Halal Innovation, Collaboration & Public Empowerment 2026 untuk kategori pemerintah kota.

Dengan capaian tersebut tentunya menjadi bentuk apresiasi atas langkah strategis Pemerintah Kota Malang dalam mendorong ekosistem halal yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Malang menerima langsung penghargaan UB Halal Metric yang diserahkan oleh Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Prof. Dr. Ir. Haikal Hassan, S.kom, M.M pada acara Indonesia Halal Ecosystem Summit & UB Halal Metric Award 2026 di Auditorium Algoritma, Gedung FILKOM UB, Selasa (5/5/2026).

Turut hadir dalam kegiatan ini, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak. Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, Rektor UB, Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc., dan sejumlah bupati / wali kota di Jawa Timur.

“Alhamdulillah kami dari Pemerintah Kota Malang mendapat apresiasi dari UB terkait dengan ekosistem halal,” ucap Wahyu.

“Pemkot Malang sudah mendapat dua kali pengahrgaan halal, yang pertama dari Kementerian Perindustrian pada Halal Awards sebagai terbaik pertama. Dan hari ini dari UB kami mendapat dua penghargaan terkait dengan ekosistem halal,” ujarnya.

Menurutnya, capaian ini tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak; mulai dari pelaku UMKM, komunitas masyarakat, akademisi, sektor perbankan maupun media yang berkontribusi dalam penguatan ekosistem halal di Kota Malang.

Wali Kota Wahyu menyebut bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari berbagai langkah yang terus diupayakan Pemerintah Kota Malang salah satunya melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan.

Diantaranya; sosialisasi, fasilitasi sertifikasi halal, hingga pendampingan teknis kepada pelaku usaha, khususnya UMKM.

“Kami secara aktif melakukan sosialisasi terkait pentingnya sertifikasi halal, sekaligus bekerja sama dengan lembaga penjamin produk halal. Sertifikasinya kami fasilitasi gratis. Upaya ini kami utamakan kepada pelaku UMKM dan PKL agar semakin banyak produk yang terjamin kehalalannya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wali Kota Wahyu menjelaskan bahwa penguatan ekosistem halal di Kota Malang akan terus menjadi prioritas ke depan, terutama dalam mendorong produk makanan berbasis UMKM agar semakin berdaya saing.

“Kami ingin ke depan, produk makanan berbasis UMKM dapat menjadi prioritas dan memiliki daya saing yang kuat, baik di tingkat lokal maupun nasional,” pungkasnya.

Perlu diketahui bahwa terdapat tiga kategori utama yang dinilai dalam pemberian penghargaan UB Halal Metric, yakni kategori industri, pemerintahan dan perguruan tinggi.

Penilaian dilakukan berdasarkan lima aspek; yaitu kebijakan, inovasi, edukasi, ekosistem halal, dan infrastruktur halal serta sejauh mana institusi berkomitmen membangun ekosistem halal secara komprehensif.