MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Sejumlah aktivis yang mengatasnamakan diri mereka Solidaritas Aktivis Sumsel-Jakarta berencana menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Merah Putih KPK RI, Jakarta, pada Rabu, 13 Mei 2026 mendatang.
Rencana aksi tersebut mencuat melalui poster digital yang beredar di media sosial dan grup percakapan publik atau WhatsApp. Dalam poster itu, massa aksi menyuarakan tuntutan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut dugaan praktik “cawe-cawe proyek” di lingkungan Pemerintah Kota Palembang.
Aksi disebut akan dipusatkan di Gedung KPK RI dengan membawa isu dugaan penyalahgunaan wewenang dalam proyek-proyek di Kota Palembang. Dalam poster tersebut juga tercantum nama Wakil Wali Kota Palembang, Prima Salam, yang dituding sebagai pihak yang perlu diperiksa terkait dugaan tersebut.
Selain itu, massa aksi juga menyerukan agar KPK bertindak tegas terhadap pejabat yang diduga terlibat praktik korupsi dan intervensi proyek pemerintah.
“Tuntutan utamanya adalah meminta KPK segera memeriksa pihak-pihak yang diduga menjadi aktor utama dalam permainan proyek di Kota Palembang,” demikian isi salah satu poin tuntutan dalam poster aksi.
Poster itu juga memuat sejumlah slogan seperti “Lawan Korupsi Tolak Cawe-Cawe”, “No Viral, No Justice”, hingga tagar #TolakCaweCawe dan #BersihkanKorupsi.
Sebagai informasi, dalam kaidah hukum yang berlaku, setiap dugaan pelanggaran atau tindak pidana korupsi tetap harus dibuktikan melalui proses penyelidikan dan penyidikan oleh aparat penegak hukum. Asas praduga tak bersalah tetap dikedepankan sampai adanya putusan hukum yang berkekuatan tetap.














