MATTANEWS.CO, PRABUMULIH – Pemerintah Kota Prabumulih melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disprindag) kembali menggelar operasi pasar LPG subsidi 3 kilogram di Kantor Desa Muara Sungai yang dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Prabumulih, H. Elman, ST, MM, Selasa (12/5/2026).
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Prabumulih berharap kebutuhan energi rumah tangga masyarakat tetap terpenuhi sekaligus menjaga stabilitas harga LPG subsidi di tingkat konsume, dan ini juga menjadi langkah konkret pemerintah dalam membantu masyarakat memperoleh gas elpiji dengan harga sesuai ketentuan.
Warga pun tampak antusias memanfaatkan operasi pasar tersebut. Mereka merasa terbantu karena dapat membeli LPG 3 kilogram dengan harga resmi, jauh lebih murah dibandingkan harga di pasaran yang terkadang melonjak tinggi.
Sekda dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian Pemerintah Kota Prabumulih dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga LPG 3 kilogram di pasaran.
“Ini bentuk peranan Pemerintah Kota Prabumulih untuk membantu masyarakat. Melalui Disprindag, kami memastikan warga bisa memperoleh LPG 3 kilogram sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp18.500 per tabung,” ucapnya.
Menurut Elman, operasi pasar ini juga merupakan wujud perhatian Wali Kota Prabumulih terhadap kebutuhan masyarakat. Karena itu, kegiatan serupa direncanakan akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan.
“Ini bentuk perhatian Pak Wali Kota Prabumulih. Insya Allah operasi pasar seperti ini akan dilaksanakan secara rutin agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan LPG subsidi,” tandasnya.
Kepala Disprindag Kota Prabumulih, Muhtar Edi, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa operasi pasar kali ini terlaksana berkat kerja sama dengan agen LPG 3 kilogram PT Marga Pusi Utama.
“Pada operasi pasar di Desa Muara Sungai ini, kami menyediakan 200 tabung LPG 3 kilogram. Seluruh tabung dijual sesuai HET Rp18.500 per tabung, dan pembelian dibatasi satu tabung untuk setiap kepala keluarga dengan menunjukkan KTP,” jelas Muhtar Edi.
Ia menegaskan, pembatasan tersebut dilakukan agar distribusi gas subsidi benar-benar tepat sasaran dan dapat dinikmati masyarakat yang berhak.
“Kami ingin memastikan gas subsidi ini sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, penjualan dilakukan secara tertib dan diawasi langsung oleh petugas,” katanya.
Kepala Desa Muara Sungai, Lidaryadi, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kota Prabumulih yang telah menghadirkan operasi pasar di wilayahnya.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pemkot Prabumulih. Kegiatan ini sangat membantu masyarakat, dan kami berharap bisa dilaksanakan secara rutin,” pungkasnya.














