BERITA TERKINIHEADLINENUSANTARA

Damkar Kota Jambi Berhasil Padamkan Kebakaran Lokasi BBM Kotabaru dengan 60 Personel

×

Damkar Kota Jambi Berhasil Padamkan Kebakaran Lokasi BBM Kotabaru dengan 60 Personel

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, JAMBI
Kobaran api sempat membesar di lokasi penyaluran BBM non subsidi milik PT ASR Petrolin Energi di RT 19, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi, Jumat malam (15/05/2026). Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi bergerak cepat dan berhasil memadamkan api dalam operasi yang melibatkan 60 personel dan tujuh unit armada.

Informasi kebakaran pertama kali diterima melalui layanan Call Center Bahagia 112 pada pukul 19.05 WIB. Tim Damkartan langsung menuju lokasi dan tiba pada pukul 19.13 WIB dengan waktu respons delapan menit.

Saat tiba di lokasi, petugas mendapati api telah membesar di area yang tertutup pagar seng dan berpotensi merambat ke bangunan sekitar. Personel Damkartan kemudian melakukan pembongkaran akses untuk menjangkau titik api dan melakukan pemadaman secara intensif.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari Affandi, A.P., M.E., menyampaikan bahwa respons cepat menjadi kunci dalam pengendalian kebakaran tersebut.

“Begitu tiba di lokasi, tim langsung melakukan pemadaman dan membuka akses menuju titik api. Fokus utama kami adalah mempercepat pengendalian agar api tidak meluas,” ujarnya.

Selain pemadaman, Damkartan Kota Jambi juga berkoordinasi dengan PLN untuk pemutusan aliran listrik, Pertamina untuk bantuan fire foam, serta TNI dan Polri dalam pengamanan lokasi dan pengaturan lalu lintas.

Operasi pemadaman berlangsung sekitar 1 jam 30 menit dengan menggunakan 29.000 liter air dan 150 liter Liquid Foam BindOil. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.

Kebakaran tersebut menghanguskan dua unit mobil tangki BBM non subsidi milik PT ASR Petrolin Energi, satu unit truk, satu unit mobil pikap, serta satu kendaraan modifikasi penyimpanan BBM.

Meski menghadapi kendala berupa akses jalan yang sempit dan banyaknya warga yang mendekat ke lokasi, petugas tetap berhasil mengendalikan api sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.

Dalam peristiwa tersebut, dua personel Damkar, yakni M. Ishak Effendi dan Bambang Apriandi, mengalami sesak napas dan dehidrasi saat bertugas. Keduanya telah mendapatkan penanganan medis dari tim PSC 119.

Sementara itu, hasil investigasi awal menyebutkan kebakaran diduga dipicu korsleting mesin genset yang berada di dekat kendaraan penyimpanan BBM. Namun penyebab pasti masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.