BERITA TERKINIHUKUM & KRIMINAL

Bocah 11 Tahun di Tulungagung Diduga Tenggelam di Blumbang Bekas Galian Tanah

×

Bocah 11 Tahun di Tulungagung Diduga Tenggelam di Blumbang Bekas Galian Tanah

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG — Peristiwa tragis terjadi di wilayah Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung Provinsi Jawa Timur. Seorang anak laki-laki berinisial R.A. (11), warga Desa Sidem, diduga tenggelam di blumbang bekas galian tanah milik warga di Dusun Pucung, Desa Sidem, Sabtu (16/5/2026).

Kasus tersebut kini ditangani oleh jajaran Polsek Gondang Polres Tulungagung Polda Jawa Timur setelah korban dilaporkan hilang saat memancing bersama temannya di lokasi kejadian.

Kapolsek Gondang AKP Ahmad Makali melalui Kasihumas Polres Tulungagung, Nanang Murdianto, menjelaskan peristiwa bermula sekitar pukul 13.30 WIB ketika korban berpamitan kepada orang tuanya untuk pergi memancing di area blumbang bekas galian tanah di Dusun Pucung.

“Korban bersama seorang temannya tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB dan mulai memancing di sekitar blumbang,” terang Nanang dalam keterangan resmi, Senin (18/5/2026).

Sekitar 30 menit kemudian, korban disebut berpamitan kepada temannya untuk mencari udang di tepian blumbang. Namun selang kurang lebih 20 menit setelah itu, korban tiba-tiba berteriak meminta pertolongan.

Mendengar teriakan tersebut, teman korban langsung berlari menuju gubuk ladang milik warga untuk mencari bantuan. Seorang warga kemudian ikut menuju lokasi bersama saksi. Namun saat keduanya tiba di area blumbang, korban sudah tidak terlihat.

“Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada keluarga korban dan diteruskan ke pihak kepolisian,” jelasnya.

Sekitar pukul 15.00 WIB, Unit Reskrim Polsek Gondang menerima laporan dari Kepala Desa Sidem terkait dugaan anak tenggelam tersebut. Petugas kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan olah tempat kejadian perkara.

Di lokasi kejadian, polisi menemukan sejumlah barang milik korban berupa kaos jersey bergambar AREMA FC warna biru, sepasang sandal jepit warna kuning, regan tempat ikan hasil pancingan, serta sekitar 10 ekor ikan air tawar hasil tangkapan korban.

Berdasarkan keterangan para saksi, korban diduga tenggelam saat mencari udang di sekitar tepian blumbang. Korban juga diketahui tidak bisa berenang.

Petugas dari Polsek Gondang bersama Tim Inafis Polres Tulungagung dan tenaga medis dari Puskesmas Tiudan kemudian melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.

“Hasil pemeriksaan medis sementara menunjukkan korban diduga meninggal dunia karena tenggelam dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujar Nanang.

Pihak kepolisian turut mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bahaya di area bekas galian tanah maupun perairan terbuka lainnya. Orang tua diminta meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama saat bermain atau memancing di lokasi yang berisiko.

“Pengawasan dari orang tua sangat penting agar kejadian serupa tidak kembali terulang, khususnya di area sungai, kolam maupun bekas galian tanah yang cukup berbahaya bagi anak-anak,” pungkasnya.