BERITA TERKINIHEADLINEPEMERINTAHAN

UNJA dan BKKBN Jambi Perkuat Kolaborasi, Fokus Pengembangan SDM, Riset, dan Pemberdayaan Masyarakat

×

UNJA dan BKKBN Jambi Perkuat Kolaborasi, Fokus Pengembangan SDM, Riset, dan Pemberdayaan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, JAMBI – Universitas Jambi (UNJA) dan Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jambi resmi memperkuat sinergi melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Ruang Rapat Rektor Gedung UNIFAC Lantai 7 Universitas Jambi, Kamis (4/6/2026).

Kerja sama tersebut menandai dimulainya kembali kolaborasi resmi antara kedua institusi setelah perjanjian sebelumnya berakhir pada 2016. Kesepakatan ini diharapkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi mampu menghasilkan program nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Rektor Universitas Jambi, Helmi, menegaskan bahwa kerja sama antara perguruan tinggi dan mitra strategis harus mampu melahirkan dampak yang terukur melalui berbagai program kolaboratif.

Menurutnya, ruang kerja sama tidak hanya terbatas pada program magang mahasiswa, tetapi juga mencakup pertukaran sumber daya, pengembangan kompetensi, dosen praktisi, hingga pelaksanaan penelitian bersama.

“Tidak hanya magang, tetapi juga saling berbagi sumber daya. Kami membuka peluang bagi praktisi untuk menjadi dosen di Universitas Jambi, begitu juga sebaliknya. Ke depan, kolaborasi dapat diperluas melalui penelitian bersama yang melibatkan berbagai pihak,” ujar Helmi.

Ia menambahkan, kerja sama tersebut sejalan dengan arah kebijakan pendidikan tinggi yang saat ini menitikberatkan pada konsep Kampus Berdampak, yakni perguruan tinggi yang tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam menyelesaikan persoalan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Hubungan Masyarakat, dan Sistem Informasi UNJA, Revis Asra, menekankan pentingnya implementasi dari setiap kesepakatan yang telah ditandatangani.

Menurutnya, keberhasilan sebuah MoU tidak diukur dari proses penandatanganannya, melainkan dari program dan kegiatan yang berhasil direalisasikan.

“Kerja sama yang tidak diimplementasikan tidak akan memberikan manfaat. Karena itu, yang paling penting dari MoU ini adalah tindak lanjut dan pelaksanaannya,” tegasnya.

Di sisi lain, Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Jambi, Zamhari, menyampaikan harapan agar kolaborasi tersebut dapat memperkuat kapasitas sumber daya manusia di lingkungan BKKBN, khususnya dalam bidang analisis data dan statistik.

Menurutnya, kemampuan mengolah dan menganalisis data menjadi kebutuhan penting dalam mendukung penyusunan kebijakan yang tepat sasaran di bidang kependudukan dan pembangunan keluarga.

“Kami berharap seluruh pegawai memiliki kemampuan memahami statistik dan melakukan analisis terhadap berbagai persoalan di lapangan. Ke depan, kami berharap dapat mengembangkan kelas-kelas tematik bersama Universitas Jambi, baik untuk mahasiswa maupun peningkatan kompetensi pegawai,” ujarnya.

Selain penguatan kapasitas SDM, kedua institusi juga membahas peluang kerja sama dalam penanganan berbagai persoalan sosial dan kependudukan, termasuk pemberdayaan masyarakat adat seperti komunitas Suku Anak Dalam (SAD).

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan model pendekatan yang efektif dalam mendukung pelayanan dasar, peningkatan kualitas hidup masyarakat, serta penguatan pembangunan berbasis data dan riset.

Melalui kerja sama ini, UNJA dan BKKBN Jambi berkomitmen memperkuat sinergi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan berkelanjutan di Provinsi Jambi.(*)