BeritaBERITA TERKININUSANTARA

Seorang Pria Asal Kabupaten Batang Jawa Tengah Dikabarkan Tenggelam di Sungai Batang Bunut Kapuas Hulu

×

Seorang Pria Asal Kabupaten Batang Jawa Tengah Dikabarkan Tenggelam di Sungai Batang Bunut Kapuas Hulu

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Suasana duka menyelimuti Dusun Penemur I, Desa Teluk Geruguk, Kecamatan Boyan Tanjung. Seorang pria asal Kabupaten Batang Jawa Tengah, Rasidin (50), dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di aliran Sungai Batang Bunut pada Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Hingga malam hari, upaya pencarian yang dilakukan tim gabungan belum membuahkan hasil. Arus sungai yang cukup deras membuat proses pencarian menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan.

Iptu Jamali, Kasi Humas Polres Kapuas Hulu, menjelaskan kronologi kejadian berdasarkan keterangan para saksi.

“Saat itu korban bersama 3 orang rekannya, Daono, Iman, dan Darius, berangkat ke Sungai Batang Bunut untuk menjala ikan. Setibanya di lokasi, perahu yang akan digunakan justru berada di seberang sungai, “kata Iptu Jamali kepada wartawan

Lanjut kata Jamali, Iman dan Darius kemudian memutuskan menyeberang dengan berenang mengikuti arus untuk mengambil perahu. Daono pun berencana menyusul.

“Sebelum berenang, Daono sempat mengingatkan korban agar tidak ikut menyeberang dan menunggu saja di tepi sungai. Tapi korban menjawab bahwa dirinya sudah terbiasa berenang,” ungkap Iptu Jamali.

Kemudian, setelah Iman dan Darius tiba di seberang dan menoleh ke belakang, pemandangan yang mengerikan terjadi. Rasidin yang tadinya berada di titik awal penyeberangan sudah tidak terlihat. Diduga kuat korban tenggelam terbawa arus Sungai Batang Bunut.

“Saat kejadian, korban terakhir kali terlihat mengenakan kaos lengan panjang warna hitam dan celana training warna hitam, “beber Iptu Jamali berdasarkan keterangan saksi.

Mendapat laporan, personel Polsek Boyan Tanjung langsung bergerak cepat. Bersama warga setempat dan pihak terkait, tim melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Batang Bunut, mulai dari lokasi kejadian hingga ke hilir.

“Upaya pencarian dilakukan secara intensif hingga pukul 22.15 WIB malam itu. Namun karena keterbatasan visibilitas dan kondisi arus, korban belum berhasil ditemukan,” jelas Iptu Jamali.

Sementara itu, Kapolsek Boyan Tanjung, IPDA Egidius Egi memastikan pencarian tidak akan berhenti. Hari berikutnya, pencarian akan dilanjutkan dengan skala lebih besar.

“Pencarian akan melibatkan personel Polsek Boyan Tanjung, instansi terkait, serta masyarakat. Jika diperlukan, kami juga akan berkoordinasi dengan tim SAR untuk memperluas area pencarian,” tegas Kapolsek.

Ditambahkan Kasi Humas Polres Kapuas Hulu, Iptu Jamali melalui peristiwa ini, Polres Kapuas Hulu kembali mengingatkan masyarakat yang beraktivitas di sungai.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sungai, terutama ketika kondisi arus cukup deras. Jangan menyeberangi sungai dengan berenang apabila terdapat risiko yang membahayakan keselamatan jiwa,” imbau Iptu Jamali. (*)