BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINAL

‘Ajun Ditahan’ ALERGI Apresiasi dan Dukung Penuh Kinerja Kepolisian

×

‘Ajun Ditahan’ ALERGI Apresiasi dan Dukung Penuh Kinerja Kepolisian

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Sebagai bentuk apresiasi atas kinerja kepolisian yang melakukan penetapan dan penahanan Ajun, sejumlah aktivis Sumsel yang mengatasnamakan diri mereka Aliansi Gerakan Rakyat Indonesia (ALERGI) akan mendatangi Polda Sumsel, Minggu (7/6/2026).

Perencanaan ALERGI yang cukup matang ini akan mengunjungi Polda Sumsel dan Polrestabes Palembang pada Rabu (10/6/2026) esok, dengan membawa ribuan massa, yang mayoritas aktivis.

“Dengan ditetapkan Ajun sebagai tersangka dan dilakukan penahanan langsung oleh penyidik, cukup membuat masyarakat Kota Palembang merasa lega, karena tindakan beliau seakan hukum tidam akan berlaku untuknya (kebal hukum_red),” ungkap Koordinator ALERGI, Sukma Hidayat, kepada wartawan online media ini.

Sukma Hidayat menjelaskan, pihaknya mengapresiasi tindakan tegas Kapolda Sumsel dan Kapolrestabes Palembang yang telah melakukan penahanan terhadap Ajun, atas dugaan penganiayaan sopir, IZ (23).

“Kami apresiasi setinggi-tingginya atas tindakan tegas yang diambil pihak Polda Sumsel dan Polrestabes Palembang itu,” ujarnya.

Sukma Hidayat menjelaskan, tindakan arogansi Ajun sangat disayangkan, apalagi dalam vidio yang beredar menyebut lkan banyaknya sejumlah petinggi yang dekat dengannya.

“Penangkapan itu menunjukkan tidak adanya tebang pilih, meskipun banyak kedekatan dengan sejumlah petinggi di kepolisian. Kami akan mendukung dan mengawal penuh atas kasus ini,” tandasnya.

Sukma Hidayat menyayangkan, penyidik menerapkan kasus ini dengan pasal pengeroyokan, padahal ini jelas-jelas penyekapan dan pelanggaran HAM.

“Pasal yang diterapkan penyidik soal Ajun itu tentang pengeroyokan itu tidak tepat, semestinya dikenakan pasal penyekapan dan pelanggaran HAM. Karena Ajun dengan kejamnya memukili dengan menggunakan kayu hingga babak belur, dalam kondisi kedua tangan IZ terikat,” pungkasnya.