BERITA TERKINI

Temui Ketua DPRD, Efran Tegaskan FKS PALI Bukan Stempel Sumbangan Sekolah

×

Temui Ketua DPRD, Efran Tegaskan FKS PALI Bukan Stempel Sumbangan Sekolah

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALI – Langkah kawal pendidikan di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus jalan. Senin (15/6/26), Efran selaku pemegang mandat pembentukan Forum Komite Sekolah (FKS) Kabupaten PALI audiensi strategis dengan Ketua DPRD PALI, H. Ubaidillah, di ruang kerjanya. Pertemuan ini jadi momentum krusial selaraskan persepsi soal peran komite sekolah ciptakan transparansi dan tingkatkan mutu pendidikan.

*Kawal Pendidikan dengan Independensi*

Efran tegaskan FKS hadir sebagai organisasi independen. Visi besar: perbaiki tata kelola pendidikan. FKS bukan ambil alih fungsi institusi yang ada, tapi jadi penyambung lidah sekolah, wali murid, dan pemerintah.

“Tujuan pembentukan ini adalah agar kita, sebagai organisasi independen, dapat menjadi penyambung lidah antara sekolah, wali murid, dan pemerintah,” ungkap Efran.

Ia soroti polemik sumbangan sekolah. Aturan sumbangan sifatnya sukarela, bervariasi, tidak boleh dipaksa.

“Bahwa aturan itu, namanya sumbangan, sukarela. Besarnya bervariasi. Kalau sekarang ini kan di mana-mana, namanya kata sumbangan itu dia menetapkan, disepakati bersama-sama. Ini yang ingin kita luruskan,” tegas Efran.

*Dukungan Penuh Ketua DPRD PALI*

H. Ubaidillah sambut positif inisiatif pembentukan FKS PALI. Ia dukung penuh, apalagi ada tokoh unsur media yang dinilai kuatkan fungsi pengawasan dan komunikasi.

“Saya selaku Ketua DPRD Kabupaten PALI mendukung sepenuhnya terbentuknya Forum Komite Sekolah Kabupaten PALI ini. Ya, saya sepakat, mudah-mudahan dapat menjadi pelopor, terutama komite-komite yang ada di sekolah,” ujar H. Ubaidillah.

Menurutnya, FKS bisa jadi jembatan wali murid yang sulit komunikasi soal isu pendidikan. Terutama batasan kewenangan SMA di bawah provinsi.

“Dengan adanya forum ini, ini lebih bagus. Artinya bisa menyuarakan suara masyarakat, suara wali murid, masyarakat PALI yang ingin masuk sekolah di SMA Negeri yang ada di wilayah Kabupaten PALI,” tambah Ubaidillah.

*Restu Berlapis Pemangku Kepentingan*

Semangat transparansi ini dapat dukungan luas. Ketua FKS Sumsel, Ir. Suparman Romans, M.Si, tegaskan FKS bukan dibentuk sebagai alat atau stempel untuk pungutan liar. FKS harus jadi mitra strategis yang kedepankan transparansi.

Kepala Disdik PALI, Harun, sambut baik langkah progresif FKS PALI. Disdik siap sinergi dan kawal komitmen bersama tingkatkan mutu pendidikan lewat transparansi.

Ketua Dewan Pendidikan PALI, Haris Munandar, dukung FKS tembus tirai pendidikan dan bawa misi transparansi. Ia harap forum beri kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan daerah.

Audiensi ini jadi langkah konkret FKS PALI bangun kemitraan transparan dan akuntabel demi masa depan pendidikan Bumi Serepat Serasan yang lebih baik.