MATTANEWS.CO, OKI – Kondisi jembatan penghubung Desa Kuro Bangsal, Kecamatan Pampangan, Kabupaten Ogan Komering Ilir, mulai memunculkan kekhawatiran. Tumpukan tumbuhan kumpai yang menyangkut di bagian bawah jembatan menghambat aliran sungai dan berpotensi membebani konstruksi bangunan.
Selain meningkatkan risiko kerusakan jembatan, penumpukan tumbuhan air tersebut juga mengganggu aktivitas masyarakat. Para petani yang memanfaatkan jalur sungai kesulitan beraktivitas, sementara mobilitas warga yang setiap hari melintasi jembatan ikut terdampak.
Selama ini, penanganan dilakukan dengan membersihkan atau menghanyutkan kumpai mengikuti arus sungai. Namun, cara itu dinilai belum menyentuh akar persoalan karena tumbuhan tersebut kembali menumpuk di titik lain dan tersangkut pada jembatan berikutnya.
Melihat kondisi tersebut, Inovator Sumatera Selatan Yudi Pratama bersama Tim Inovasi SMKN 1 Tulung Selapan menawarkan pengembangan kapal pencacah kumpai. Teknologi ini dirancang untuk menghancurkan tumbuhan air menjadi potongan-potongan kecil sebelum menimbulkan penyumbatan.
“Kami ingin menghadirkan solusi yang tidak hanya bersifat sementara. Selama kumpai hanya dipindahkan mengikuti arus, persoalan yang sama akan terus berulang di lokasi lain. Karena itu, kami mengusulkan kapal pencacah agar kumpai dapat dihancurkan langsung di sumber permasalahan,” ujar Yudi.
Usulan tersebut diharapkan menjadi alternatif penanganan jangka panjang terhadap persoalan tumbuhan kumpai yang selama ini kerap mengganggu aliran sungai di sejumlah wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir.
Yudi menambahkan, inovasi tersebut diharapkan mampu menjaga kelancaran aliran sungai sekaligus melindungi infrastruktur jembatan dari risiko kerusakan akibat penumpukan tumbuhan air.
“Kalau aliran sungai lancar, umur jembatan bisa lebih terjaga, aktivitas petani tidak terganggu, dan masyarakat dapat bertransportasi dengan lebih aman. Harapan kami, inovasi ini mendapat dukungan pemerintah daerah sehingga bisa diwujudkan dan dimanfaatkan masyarakat,” pungkasnya.














