MATTANEWS.CO, SIDOARJO – Bupati Sidoarjo, Subandi, memberikan tenggat waktu dan catatan kritis kepada Perumda Delta Tirta Sidoarjo untuk mengevaluasi total kinerjanya. Di usia perusahaan yang menginjak 48 tahun.
Bupati Subandi menyoroti dua masalah krusial yang harus segera dibenahi, yaitu cakupan layanan masyarakat yang baru menyentuh 35 persen dan tingkat kebocoran air yang masih bertengger di angka 38 persen.
Ketegasan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Subandi saat memimpin Apel Akbar dalam rangka HUT ke-48 Perumda Delta Tirta Sidoarjo yang digelar di halaman kantor perusahaan milik Pemkab Sidoarjo tersebut pada Senin (6/7/2026).
“Tingkat kebocoran air masih cukup tinggi, ada sekitar 38 persen. Ini masih menjadi PR yang harus segera dibenahi,” ujar Subandi di hadapan seluruh jajaran manajemen dan pegawai.
Bupati Subandi menekankan bahwa momentum hari jadi ini harus dijadikan pijakan untuk melakukan evaluasi menyeluruh.
Ia mengingatkan seluruh elemen perusahaan agar menyatukan langkah demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Sidoarjo, bukan hanya fokus pada perputaran bisnis semata.
“Layanan yang saudara berikan bukan sekadar urusan bisnis perusahaan daerah, tetapi juga pelayanan terhadap masyarakat,” tandas Bupati.
Guna mempercepat perbaikan performa, Bupati Subandi menginstruksikan “Tiga Pedoman Kerja Utama” yang wajib dipatuhi tanpa toleransi oleh seluruh jajaran Perumda Delta Tirta Sidoarjo:
1. Perkuat Kedisiplinan.
Penegakan kedisiplinan waktu, prosedur, hingga tanggung jawab kerja di semua lini.
2. Tingkatkan Koordinasi Antar-Divisi. Memperkokoh komunikasi agar setiap kendala teknis di lapangan dapat diurai dengan cepat.
3. Komitmen Pelayanan yang Responsif. Seluruh pegawai, mulai dari direksi hingga petugas lapangan, wajib peka terhadap keluhan pelanggan.
“Jangan biarkan aduan masyarakat menggantung tanpa kejelasan solusi,” pungkas Subandi.














