MATTANEWS.CO, PRABUMULIH – Wali Kota Prabumulih H. Arlan secara resmi menerima 914 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah (UIN RF) Palembang, di Pendopoan Rumah Dinas Wali Kota Prabumulih, Kamis (16/7/2026).
Selama kurang lebih satu bulan ke depan, para mahasiswa akan ditempatkan di berbagai kelurahan dan desa di Kota Prabumulih untuk menjalankan program KKN sekaligus mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan.
Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Prof. Dr. M. Adil, M.A., mengatakan Prabumulih kembali dipilih sebagai lokasi KKN karena pengalaman pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya berjalan lancar dan sukses.
“Kami sengaja kembali memilih Kota Prabumulih karena pengalaman KKN sebelumnya berjalan dengan lancar dan sukses. Terima kasih kepada Pemerintah Kota Prabumulih yang selalu memberikan dukungan terhadap pelaksanaan KKN UIN Raden Fatah,” ujarnya.
Ia berharap seluruh unsur pemerintah daerah, mulai dari camat, lurah, kepala desa hingga perangkat lainnya, dapat memberikan bimbingan kepada para mahasiswa selama menjalankan pengabdian.
Menurutnya, KKN merupakan mata kuliah yang membawa mahasiswa keluar dari ruang kelas untuk belajar langsung bersama masyarakat.
“Selama ini mahasiswa belajar teori dari dosen. Sekarang masyarakat menjadi sumber pembelajaran. Karena itu, manfaatkan kesempatan ini untuk melihat langsung aktivitas masyarakat, memahami persoalan yang ada, dan menerapkan ilmu sesuai bidang keahlian masing-masing,” kata Prof. Adil.
Sementara itu, Wali Kota Prabumulih H. Arlan berharap kehadiran ratusan mahasiswa KKN mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi para mahasiswa.
“Selamat datang di Kota Prabumulih. Kami berharap pelaksanaan KKN ini memberikan dampak positif bagi masyarakat. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk menambah wawasan, pengetahuan, dan pengalaman melalui interaksi langsung dengan masyarakat,” ujar H. Arlan.
Ia juga mengajak para mahasiswa untuk menggali berbagai potensi yang dimiliki setiap wilayah penempatan agar dapat dikembangkan melalui program-program yang bermanfaat.
“Lihat potensi yang dimiliki masyarakat, kemudian manfaatkan dan kembangkan melalui kegiatan KKN. Jadikan pengabdian ini sebagai momentum untuk menghadirkan solusi, berbagi ilmu, sekaligus belajar dari masyarakat,” pungkas Wali Kota Prabumulih.














