BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINAL

Ancam Keselamatan, Jembatan Fly Over Jakabaring Belum Juga Diaspal

×

Ancam Keselamatan, Jembatan Fly Over Jakabaring Belum Juga Diaspal

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Mengancam keselamatan warga, khususnya pengendara sepeda motor, jembatan fly over Jakabaring belum juga diaspal, padahal sudah sekitar enam hari jalan tersebut sudah dikeruk, Sabtu (18/7/2026).

Dari liputan dilokasi Jembatan fly over Jakabaring, kini masih dalam kondisi rusak bekas kerukan alat berat. Selain itu, debu tanah yang berhamburan. Dikhawatirkan, kondisi ini dapat mencelakai pengendara sepeda motor, baik dalam berkendara ataupun gangguan kesehatan karena debu.

Ketika wawancarai warga Jakabaring, Paiman (48) mengatakan dirinya sudah enam hari melintas di lokasi. Namun, selama itu juga tak kunjung diaspal.

“Pagi dan sore pak, saya pasti lewat sini, sebab saya mau kerja di Pasar 16 Ilir. Sayang sekali, sampai sekarang belum juga di aspal,” ujarnya.

Paiman menjelaskan, dirinya terpaksa mengendarai kendaraannya dengan sangat hati-hati.

“Saya harus hati-hati pak, karena pertana jalan rusak, apalagi syaa membawa anak saya untuk diantar ke sekolah. Saya takut tergelincir. Lalu, saya juga harus membekali diri dengan masker, karena debunya juga banyak pak, terkadang menggangu penglihatan, apalagi beberapa hari ini kemarau,” urainya.

Menurut Paiman, kondisi ini jangan terlalu lama dibiarkan, karena bisa membahayakan orang.

“Kalau hari pagi, siang atau sore mungkin kita bisa berhati-hati. Nah, kalau malam, kan bisa berbahaya, apalagi buru-buru. Diperparah dengan tidak adanya lampu jalan,” tandasnya.

Keluhan yang sama juga dilontarkan seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) Melita (36) yang setiap hari harus pulang pergi mengantar anak ke sekolah di kawasan Jakabaring.

“Dengan jalan rusak begini, sungguh sangat disayangkan. Ini Kota Palembang pak, masa iya tidak juga dikerjakan. Apa harus menunggu orang celaka dulu,” tuturnya.

Warga Jalan KH Wahid Hasyim itu meminta jalan tersebut segera dilakukan pengaspalan.

“Kami harap seger a diaspal pak, sebab jalan begini membahayakan kita, bukan hanya kami saja pak, mungkin pengendara sepeda motor lainnya juga sama,” tandasnya.