MATTANEWS.CO, SIDOARJO— Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, S.A.P., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Sentra Kuliner Gajah Mada pada Selasa (21/7/2026). Sidak tersebut dilakukan untuk meninjau secara langsung kondisi fisik bangunan, fasilitas pendukung, serta aktivitas para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang beroperasi di kawasan tersebut.
Dalam peninjauannya, Wabup Mimik menemukan berbagai masalah krusial, mulai dari bangunan yang kusam dan tidak terawat, tata letak lapak yang tidak merata, hingga ditemukannya retakan fisik pada pilar bangunan yang berpotensi membahayakan keselamatan para pedagang maupun pengunjung.
Atas temuan tersebut, ia mendesak dinas terkait untuk segera mengambil langkah nyata demi menjamin keselamatan dan menggairahkan kembali perekonomian UMKM lokal.
“Kasihan pelaku UMKM. Jangan sampai mereka terus bertahan dalam kondisi seperti ini. Penataan harus segera dilakukan agar tempat ini lebih layak, aman, dan mampu menarik lebih banyak pengunjung,” tegas Mimik di sela-sela peninjauan.
Selain masalah struktur bangunan, penataan letak pedagang juga menjadi sorotan utama. Mimik menilai penempatan lapak saat ini belum proporsional karena pedagang di bagian belakang cenderung sepi pengunjung akibat kurang terlihat dari area depan.
Ia menginstruksikan agar tata letak disesuaikan kembali demi asas keadilan bagi seluruh pelaku usaha.
Kalau yang di belakang terus sepi karena tidak terlihat, tentu tidak adil. Penataannya harus dipikirkan supaya semua pedagang bisa berkembang,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pemeriksaan teknis terhadap retakan pilar bangunan sebelum memicu insiden yang tidak diinginkan.
“Kalau sampai ada bagian bangunan yang jatuh dan menimpa pengunjung atau pedagang, siapa yang bertanggung jawab? Keselamatan harus menjadi prioritas,” tambah Mimik.
Menanggapi instruksi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro menyatakan telah menyiapkan rencana revitalisasi kawasan seluas 2.147 meter persegi tersebut.
Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sidoarjo, Amat Adi Subhan, menjelaskan bahwa kawasan ini rencananya akan diubah menjadi pusat kuliner dan oleh-oleh modern yang terintegrasi.
“Konsep yang kami siapkan bukan hanya sentra kuliner, tetapi juga menjadi sentra oleh-oleh UMKM Kabupaten Sidoarjo yang dilengkapi ruang kelas untuk pelatihan dan pembinaan pelaku UMKM. Perencanaan sudah kami susun dan selanjutnya akan dibahas bersama tim TAPD,” jelas Amat.
Ali Sabana, salah satu penjual sop buntut di lokasi tersebut menyambut baik rencana revitalisasi, berharap penataan ini dapat mengembalikan masa kejayaan Sentra Kuliner Gajah Mada seperti beberapa tahun lalu, termasuk menghidupkan kembali kegiatan hiburan pendukung.
“Alhamdulillah kalau memang akan dikembangkan. Semoga semakin bagus dan ramai lagi seperti dulu. Dulu ada *live music* dan di hari Minggu pagi ada senam yang sangat membantu penjualan kami. Mudah-mudahan nanti bisa dihidupkan kembali,” harap Ali.
Langkah tegas Pemkab Sidoarjo melalui sidak ini menegaskan komitmen daerah dalam mempercepat penataan kawasan UMKM agar menjadi sentra ekonomi yang aman, nyaman, dan berdaya saing tinggi.














