BERITA TERKINIEKONOMI & BISNIS

PEP Adera Field Sukses Terapkan Komplesi Dual String di Sumur BNG-080, Produksi Gas dan Minyak Sekaligus

×

PEP Adera Field Sukses Terapkan Komplesi Dual String di Sumur BNG-080, Produksi Gas dan Minyak Sekaligus

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALI – Pertamina EP Adera Field memaksimalkan potensi sumur BNG-080 di Struktur Benuang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan dengan menerapkan terobosan teknik pengeboran komplesi dual string. Rabu (29/7/2026).

Metode komplesi dual string memungkinkan produksi dua lapisan reservoir berbeda dalam satu sumur migas secara bersamaan tanpa perlu mengebor sumur baru. Pada BNG-080, teknik ini memproduksikan lapisan reservoir TAF-L1 dan TAF-N2 secara bersamaan. Dengan cara ini, biaya pengeboran menjadi sangat efisien dengan hasil volume maksimum pada satu sumur.

Pada uji alir awal initial flow test 26-28 Juni 2026, hasilnya menunjukkan:

– Lapisan TAF-L1: potensi produksi gas 2,836 MMSCFD

– Lapisan TAF-N2: potensi produksi minyak 572,8 BOPD dan gas 1,666 MMSCFD

General Manager Zona 4 Djudjuwanto menyebut keberhasilan ini penting untuk efisiensi lapangan.

“Dengan memaksimalkan potensi dua lapisan dalam satu sumur, kami tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga meningkatkan efisiensi pengembangan lapangan. Harapannya, keberhasilan ini dapat menjadi model penerapan pada sumur-sumur berikutnya di Zona 4,” ujar Djudjuwanto.

Dual string sebenarnya bukan hal baru. Teknik ini pernah dikerjakan di Struktur Benuang pada 1984, tetapi belum optimal. Tim PEP Adera kemudian mengkaji ulang untuk metode yang paling cocok bagi BNG-080. Hasilnya menggembirakan. Pengembangan reservoir multilayer ini meningkatkan produksi kumulatif, sekaligus mengefisienkan waktu dan biaya pengembangan lapangan.

Manager Subsurface Development Area 1 Budi Darmawan menjelaskan, timnya berencana mereplikasi keberhasilan komplesi dual string di BNG-080 pada empat sumur lainnya: tiga sumur di Struktur Benuang dan satu sumur di Struktur Gunung Kemala.

Keempat program itu merupakan bagian dari Rencana Kerja RK Pemboran Tahun 2026 yang akan dilaksanakan triwulan III dan IV 2026.

Sumur BNG-080 selanjutnya akan dikelola Pertamina EP Adera Field. Sumur ini akan berkontribusi pada target produksi WP&B 2026 PEP Adera Field, yaitu minyak 4.537 BOPD dan gas 22,21 MMSCFD.

“Menyusul keberhasilan Sumur BNG-080, kami akan terus melakukan optimasi pengeboran di struktur yang ada di PEP Adera. Upaya ini untuk menambah produksi agar menggantikan volume laju penurunan produksi alamiah natural decline demi menjaga stabilitas produksi migas,” pungkas Budi.

PHR Zona 4 merupakan bagian Subholding Upstream Pertamina Regional Sumatra yang dipimpin PT Pertamina Hulu Rokan PHR. PHR Zona 4 mengoperasikan 7 wilayah kerja PEP dan PHE, termasuk PEP Adera Field. Wilayahnya tersebar di 2 kota dan 9 kabupaten di Sumsel, di bawah koordinasi SKK Migas Sumbagsel.