NUSANTARA

Bupati Batanghari Panggil Seluruh Kepala OPD, Ada Apa?

×

Bupati Batanghari Panggil Seluruh Kepala OPD, Ada Apa?

Sebarkan artikel ini

Reporter : Dewan Richardi

Batanghari, Mattanews.co – Bupati Batanghari Syahirsyah Sy hari ini Selasa (6/1/2020) memanggil seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Batanghari Jambi.

Berkumpulnya seluruh kepala OPD dalam rapat ini membahas laporan akhir tahun 2019. Serta persiapan menghadapi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk laporan akhir tahun 2019.

Rapat ini dilaksanakan di Ruang Pola Kecil Kantor Bupati Batanghari Jambi.

Syahirsyah menekankan para Kepala OPD untuk segera menyelesaikan laporan akhir tahun mereka lebih awal dari jadwal akhir yang diberikan BPK.

Dia juga meminta kepada para kepala OPD untuk fokus menyelesaikan laporan mereka. Karena tahun 2019 Batanghari termasuk kabupaten tercepat dalam penyelesaian dalam penyampaian laporan kerja.

“Tahun belakang kita termasuk cepat dalam penyampaian laporan keuangan daerah. Untuk tahun ini saya berharap selesaikan pekerjaan ini secepatnya, tunda dulu nota-nota dinas,” ucapnya.

Syahirsyah juga pertanyakan pekerjaan fisik yang dilaksanakan di tahun 2019 lalu. Apakah masih ada yang belum mencapai 100 persen.

Ternyata, dari keseluruhan OPD, ada satu instansi yang sampai saat pekerjaannya belum diselesaikan sampai 100 persen yaitu Dinas PUPR.

Bupati menegaskan kepada Kepala Dinas PUPR Zulkifli, untuk segera mem-blacklist perusahaan yang tidak menyelesaikan pekerjaan fisiknya tahun 2019.

“DBH Migas dan DBH PBB Migas kita sebesar Rp 51 miliar belum disalurkan pemerintah pusat. Karena yang saya ketahui sampai dengan sekarang ada pajak yang tidak mencapai target senilai kurang lebih Rp 230 triliun,” katanya

Dengan tidak tercapainya target ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batanghari merasakan imbasnya.

“Tadi saya minta kepada OPD yang bersangkutan, untuk memenuhi kekurangan pembayaran TPP sebesar 40 persen. Kita minta kepada seluruh kontraktor yang belum dibayar penuh untuk menunggu dan bersabar untuk pembayaran pekerjaan mereka,” ujarnya.

Editor : Nefri