MATTANEWS.CO, SURABAYA — Sebanyak 97 peserta didik Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Mekar Asri di Jalan Margorejo IIID/75, Surabaya, mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG) bersama Puskesmas Sidosermo, Kamis (20/8/2026). Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan berbagai lomba untuk menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia.
Kegiatan pemeriksaan kesehatan juga bertepatan dengan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). Pemeriksaan meliputi kesehatan gigi, telinga, mata hingga rambut. Peserta didik perempuan juga mendapatkan vaksinasi HPV sebagai upaya pencegahan kanker serviks.
Kepala Yayasan PKBM Mekar Asri, Efti Erawati, S.Pd., mengatakan layanan kesehatan tersebut penting untuk memastikan kondisi peserta didik tetap terpantau.
“Untuk ngecek anak-anak itu kondisinya seperti apa. Pemkot Surabaya berharap anak-anak itu tetap sehat. Sampai Puskesmas pun memantau kesehatan anak-anak,” ujar Efti.
Menurutnya, keterlibatan peserta didik PKBM dalam layanan kesehatan menjadi perkembangan positif bagi pendidikan nonformal.
“Kalau dulu-dulu malah sekolah yang dari PKBM itu nggak dimasukkan sama sekali. Ini alhamdulillah tahun ini masuk,” katanya.
Lomba HUT RI Bangun Kebersamaan Siswa
Setelah pemeriksaan kesehatan, siswa mengikuti lomba untuk memeriahkan HUT ke-81 RI. Selain hiburan, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi peserta didik untuk membangun kebersamaan dan rasa percaya diri.
Salah seorang siswa, Rizky, mengaku senang mengikuti lomba bersama teman-temannya.
“Saya senang ikut lomba. Suasananya penuh kekeluargaan dan menyenangkan bersama teman-teman. Kegiatan seperti ini diselenggarakan setahun sekali,” ujarnya.
PKBM Jadi Akses Pendidikan Kesetaraan
PKBM Mekar Asri yang berdiri sejak 1988 kini menaungi sekitar 97 peserta didik dari program Paket A, B, dan C. Lembaga ini menjadi alternatif bagi masyarakat yang tidak menempuh pendidikan melalui jalur formal.
Efti menegaskan, pendidikan kesetaraan bukan sekadar untuk memperoleh ijazah, tetapi juga memberikan kesempatan belajar dengan sistem yang lebih fleksibel.
“PKBM itu sama seperti sekolah formal. Cuma pembelajarannya lebih singkat, kemudian jamnya mungkin lebih beda dengan sekolah formal. Kalau kurikulumnya sama,” jelasnya.
Ia berharap PKBM Mekar Asri terus berkembang dan mampu memberikan fasilitas pendidikan yang semakin baik bagi masyarakat.
“Ingin lebih berguna lagi untuk masyarakat. Dari awal sampai sekarang berjalan bertahap. Alhamdulillah sedikit demi sedikit kita benahi. Kita juga penginnya nanti memberikan fasilitas yang lebih baik lagi,” pungkas Efti.














