MATTANEWS.CO, FAKFAK – Kepulan asap akibat kebakaran hutan yang menyelimuti sejumlah wilayah di Distrik Bomberay, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, mulai mengganggu aktivitas dan kenyamanan masyarakat. Di tengah kondisi tersebut, Koramil 1803-05/Bomberay bersama Polsek Bomberay dan pihak puskesmas bergerak cepat untuk memberikan perlindungan kepada warga.
Danramil 1803-05/Bomberay, Lettu Inf Saiful Bauw, turun langsung membagikan masker kepada masyarakat yang terdampak asap kebakaran hutan, Rabu (26/08/2026).
Masker dibagikan kepada warga sebagai langkah sederhana namun penting untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat paparan asap.
Langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian Koramil dan juga Polsek terhadap keselamatan masyarakat. Terlebih, asap kebakaran yang terus terbawa angin dapat mengganggu kualitas udara dan berdampak terhadap kesehatan warga, khususnya anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki aktivitas di luar ruangan.
Lettu Inf Saiful Bauw mengatakan, kegiatan pembagian masker tersebut merupakan perintah lisan dari Komandan Kodim 1803/Fakfak, Letkol Inf Wahlin Rahman, S.Pd., sebagai respons terhadap kondisi masyarakat yang terdampak asap karhutla.
“Ini merupakan perintah lisan dari Dandim 1803/Fakfak sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat. Kami diminta untuk segera membantu warga yang terdampak asap kebakaran,” ungkap Lettu Inf Saiful Bauw.
Menurutnya, kondisi seperti ini tidak boleh dianggap sepele. Masyarakat diimbau tetap waspada dan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, terutama saat asap semakin pekat.
“Kami mengimbau warga untuk tetap menjaga kesehatan. Gunakan masker saat keluar rumah dan apabila mengalami sesak napas atau gangguan kesehatan lainnya, segera mencari pertolongan medis,” pesannya.
Kehadiran Danramil bersinergi bersama Polsek Bomberay di tengah kepungan asap menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap masyarakat tidak berhenti pada persoalan keamanan. Ketika asap mengancam kesehatan warga, untuk memberikan perlindungan.
Pembagian masker diharapkan dapat membantu masyarakat menghadapi kondisi udara yang terdampak asap sekaligus meningkatkan kesadaran warga untuk bersama-sama menjaga kesehatan dan keselamatan selama kebakaran hutan masih berlangsung














