BERITA TERKINI

Heboh, Video Nasi Bungkus Padang Berisi Belatung di Kabupaten OKI

×

Heboh, Video Nasi Bungkus Padang Berisi Belatung di Kabupaten OKI

Sebarkan artikel ini

Reporter : Tim Mattanews.co

Ogan Komering Ilir, Mattanews.co – Warga di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan (Sumsel) dibuat heboh dengan menyebarnya video nasi bungkus ayam bakar yang dikerumuni ulat belatung.

Video ini tersebar pada hari Senin (06/01/2020) melalui aplikasi WhatsApp.

Dalam video tersebut memperlihatkan salah satu pelanggan Rumah Makan (RM) masakan Padang yang terkenal di Sumsel, merekam kondisi ulat belatung yang bergerak-gerak di dalam lapisan daging ayam bakar.

Sontak saja, kejadian yang direkam menimbulkan kehebohan.

Ternyata video ini bermula dari salah satu pegawai di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKI hendak menyantap masakan padang dari restoran ternama tersebut.

“Kaget sekali pas mau makan lihat ayam ternyata ada ulat kecil seperti belatung,” katanya yang enggan disebut nama, Selasa (7/1/2020).

Kendati belum sempat menyantap, namun diakuinya insiden itu sedikit menimbulkan traumatis mendalam.

Terutama saat hendak menyantap menu masakan dengan lauk ayam bakar tersebut, dia melihat banyaknya ulat belatung yang menggeliat.

“Jadi trauma saja setelah kejadian. Entah kenapa jadi mual kalau lihat masakan dari ayam,” katanya.

Di dalam video tersebut juga jelas direkam bungkus nasi Padang bertuliskan logo ‘SA’ yang beralamat di Jalan Mukthar Saleh No.10 Kayuagung OKI.

Menanggapi hal ini, salah satu koki RM Sederhana Helmi Darli mengaku, tak mengetahui penyebab pasti ayam tersebut mengandung belatung. Dirinya berdalih kejadian tersebut diluar kemampuannya.

Bahkan diawal konfirmasi, salah satu karyawan di sana menampik bahwa masakan tersebut berasal dari rumah makan tempat dirinya bekerja.

Namun demikian, secara teknis, Helmi mengatakan, proses masak telah dilakukan dengan pengawasan ketat dari managemen.

“Kami memasaknya sudah sesuai prosedur. Entah mengapa ada ulatnya,” ucapnya.

Nasi bungkus Rumah Makan Padang berlogo ‘SA’ yang berisi ulat belatung di dalam lauk ayam bakar (Tim Mattanews.co)

Setelah dicecar pertanyaan lainnya, Helmi menyarankan awak media menunggu pimpinannya dalam memberikan keterangan terkait masalah ini,

“Takut kesalahan ngomong dengan media. Harap tunggu pimpinan saja,” ujarnya.

Sayangnya, pimpinan yang dimaksud Helmi tak kunjung datang. Setelah menunggu beberapa saat, atas persetujuan Helmi, awak media dipersilahkan menayangkan informasi dalam bentuk berita.

Menanggapi insiden ini, Kasatserse Polres OKI AKP Agus Prihandika melalui Kanit Pidsus Polres OKI Iptu Sulardi telah menyambangi rumah makan tersebut.

“Tadi kita sudah datang kesana untuk mengecek kebenaran video yang beredar. Baru tahap pengecekan karena kejadian baru diketahui setelah videonya beredar, Jadi belum dipanggil. Tetapi pihak pengelola RM Sederhana segera akan kita panggil untuk dimintai keterangan,” ungkapnya.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten OKI Iwan Setiawan mengaku belum dapat berkomentar banyak terkait hal tersebut, sebelum memperoleh data utuh terkait temuan ulat belatung tersebut.

Menurutnya, banyak hal yang harus dilakukan sebelum menyimpulkan makanan tersebut layak saji atau tidak.

“Kita harus pastikan dulu dari awal bagaimana cara memasak hingga menerima hingga waktu menyantap makanan tersebut. Hingga akhirnya dapat kita simpulkan secara menyeluruh,” ujarnya.

Dirinya mengatakan harus berhati-hati dalam menyikapi ini. Selain menyangkut branding suatu restoran, juga memperhatikan hak masyarakat memperoleh makanan layak saji.

“Makanya harus kedua pihak harus kita dengar. Jangan sampai merugikan salah satu pihak,” ujarnya.

Editor : Nefri