MATTANEWS.CO, MEDAN – Pemerintah Kabupaten Karo mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian fiskal dan mendukung pembiayaan pembangunan di daerah.
Upaya tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Rapat Koordinasi Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Provinsi kepada Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara yang digelar di Aula Raja Inal Siregar, Senin (31/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Karo hadir bersama Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Karo untuk mengikuti pembahasan mengenai penguatan sumber-sumber pendapatan daerah dan pengelolaan keuangan.
Optimalisasi PAD dinilai penting bagi pemerintah daerah karena semakin kuat kemampuan pendapatan daerah, semakin besar pula ruang fiskal yang dapat dimanfaatkan untuk membiayai program pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, pemerintah daerah didorong tidak hanya mengandalkan sumber pendapatan yang selama ini berjalan, tetapi juga melakukan inovasi dan menggali potensi pendapatan alternatif sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dalam rakor tersebut, kolaborasi antarpemerintah daerah juga menjadi salah satu bagian penting dalam upaya mengoptimalkan penerimaan. Pengelolaan potensi pendapatan dinilai membutuhkan strategi yang tepat sekaligus dukungan kebijakan dan koordinasi antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten dan kota.
Bagi Pemkab Karo, penguatan PAD menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola keuangan daerah yang lebih efektif, transparan dan akuntabel.
Optimalisasi pendapatan juga diharapkan tidak berhenti pada peningkatan penerimaan semata. Pengelolaan yang baik harus mampu memberikan dampak terhadap kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai kebutuhan pembangunan serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.
Selain PAD, penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) pajak provinsi kepada kabupaten dan kota turut menjadi bagian pembahasan dalam forum tersebut. Sinergi mengenai pengelolaan pendapatan dan pembagian hasil pajak diharapkan dapat memperkuat kapasitas fiskal pemerintah daerah.
Pemkab Karo melihat penguatan pendapatan daerah sebagai salah satu fondasi penting untuk menjaga keberlanjutan pembangunan. Dengan menggali potensi secara optimal dan tetap berpedoman pada aturan, sumber pendapatan daerah diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
Langkah tersebut juga membutuhkan koordinasi lintas sektor agar potensi yang dimiliki daerah dapat dikelola secara efektif, sekaligus memastikan seluruh proses penerimaan berlangsung secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui forum koordinasi bersama pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Sumatera Utara, Pemkab Karo diharapkan dapat memperkuat strategi pengelolaan pendapatan sekaligus membuka ruang bagi inovasi pembiayaan pembangunan.
Penguatan PAD pada akhirnya diarahkan untuk meningkatkan kemandirian keuangan daerah dan memberikan dukungan yang lebih kuat terhadap pelaksanaan program prioritas serta pelayanan publik di Kabupaten Karo.














