BERITA TERKININUSANTARATNI DAN POLRI

Mabes TNI Turun Langsung, Cegah Karhutla Sebelum Asap Lumpuhkan Desa Sentabai Silat Hilir 

×

Mabes TNI Turun Langsung, Cegah Karhutla Sebelum Asap Lumpuhkan Desa Sentabai Silat Hilir 

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Rabu, 2 September 2026 Kabut asap belum datang, tapi kesiapsiagaan sudah dimulai. Tim Sosialisasi Kebakaran Hutan dan Lahan / Karhutla dari Mabes TNI turun langsung ke Desa Sentabai, Kecamatan Silat Hilir, untuk membekali warga menghadapi ancaman kemarau panjang tahun ini.

Kegiatan dimulai pukul 09.30 WIB di kediaman Kepala Desa Sentabai, Alexander Olex. Setelah penyuluhan di balai desa, tim kemudian melanjutkan dialog langsung di kebun sawit milik warga, Pinoh.

Memimpin sosialisasi, Kapten Inf. Anjar Yanuar dari Mabes TNI didampingi Babinsa Desa Sentabai Kopral Kepala M. Amrullah memberikan pemahaman langsung kepada warga.

Dalam pemaparannya, Kapten Anjar menegaskan bahwa Karhutla bukan sekadar masalah api di hutan.

“Karhutla dapat memberikan dampak luas terhadap kehidupan masyarakat mulai dari sektor ekonomi, kesehatan hingga pendidikan harus diliburkan,” ujarnya.

Menurutnya, asap tebal bisa membuat anak-anak tidak bisa sekolah, petani gagal panen, dan warga sesak napas. Kerugian yang ditimbulkan bisa mencapai miliaran rupiah.

Kapten Anjar menekankan, kunci utama penanggulangan Karhutla adalah kebersamaan.

“Pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat dan sinergi dengan instansi terkait,” tuturnya.

“Keterlibatan berbagai sektor sangat berperan penting dalam menanggulangi Karhutla. Harus bersama-sama melakukan pencegahan dan penanggulangan Karhutla,” tegasnya.

Ia juga memberikan strategi teknis khusus untuk wilayah yang memiliki lahan gambut. Salah satunya dengan membangun kanal dan embung sebagai sumber atau tempat penampungan air.

“Embung ini nantinya bisa menjadi cadangan air saat musim kemarau dan titik pengambilan air untuk pemadaman, “terangnya.

Kapten Anjar jelaskan, kegiatan penyuluhan ini adalah bentuk kepedulian negara kepada masyarakat sekaligus upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla.

Dalam sesi tanya jawab, Kepala Desa Sentabai Alexander Olex jujur menyampaikan kondisi di lapangan.

Desa Sentabai saat ini masih memiliki keterbatasan sarana dan prasarana pemadaman Karhutla.

Warga pun menyampaikan harapan langsung kepada Tim Mabes TNI.

“Kami berharap adanya dukungan anggaran serta peralatan pemadaman apabila terjadi kebakaran. Masyarakat juga meminta dukungan pembuatan sumur bor dan pembuatan embung air untuk pemadaman api di musim kemarau saat ini,” ujar Kades Alexander Olex.

Permintaan itu muncul karena sebagian besar warga adalah petani dan pekebun. Satu titik api kecil bisa menghanguskan kebun dan mengancam rumah warga.

Ditambahkan Kapten Anjar, dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat Desa Sentabai terhadap ancaman kabut asap semakin meningkat.

Kegiatan ini juga memperkuat sinergitas antara TNI, Pemerintah Desa, Bhabinkamtibmas, dan masyarakat dalam menjaga wilayah dari kebakaran hutan dan lahan.

“Jangan tunggu api besar baru bergerak. Cegah dari sekarang, awasi lahan masing-masing, dan segera lapor jika ada titik api,” pesan Kapten Anjar. (*)

Penulis: Bayu Hary Widodo
Editor: Riki Okta Putra