BERITA TERKINIHEADLINEPEMKOT PALEMBANG

Safari Jumat di Sukarami, Prima Salam Tekankan Camat-Lurah Harus Jemput Bola Tangani Persoalan Warga

×

Safari Jumat di Sukarami, Prima Salam Tekankan Camat-Lurah Harus Jemput Bola Tangani Persoalan Warga

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Wakil Wali Kota Palembang Prima Salam meminta aparatur pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan mengubah pola pelayanan kepada masyarakat dengan lebih aktif turun langsung ke lapangan.

Menurut Prima, pemerintah tidak seharusnya hanya menunggu warga datang menyampaikan keluhan. Camat, lurah, hingga jajaran pemerintahan di wilayah diminta mampu melihat dan mengidentifikasi persoalan masyarakat secara langsung.

Pesan tersebut disampaikan Prima Salam saat melaksanakan Safari Jumat di Masjid Al-Barokah, Talang Betutu, Kecamatan Sukarami, Jumat (4/9/2026).

“Jangan hanya menunggu masyarakat datang. Camat, lurah dan jajaran harus turun ke lapangan, melihat langsung kondisi masyarakat dan apa yang menjadi kebutuhan mereka,” ujar Prima.

Ia menegaskan, pelayanan publik yang baik harus dimulai dari kemampuan pemerintah memahami persoalan warga secara langsung.

“Kalau kita turun ke lapangan, kita bisa tahu persoalan apa yang sebenarnya terjadi. Dari situ pemerintah bisa menentukan langkah dan solusi yang tepat,” katanya.

Prima menyebut Kecamatan Sukarami merupakan salah satu wilayah yang memiliki peran penting dalam perkembangan Kota Palembang. Dengan jumlah penduduk sekitar 212 ribu jiwa, Sukarami memiliki dinamika masyarakat yang cukup tinggi.

Kecamatan tersebut terdiri dari tujuh kelurahan, yakni Kebun Bunga, Sukabangun, Sukajaya, Sukarami, Sukodadi, Talang Betutu dan Talang Jambe.

“Jumlah penduduk di Sukarami cukup besar. Tentu persoalan dan kebutuhan masyarakatnya juga beragam. Ini yang harus menjadi perhatian bersama,” jelasnya.

Menurut Prima, kebutuhan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan administrasi pemerintahan, tetapi juga mencakup kesehatan, pendidikan, infrastruktur, kebersihan lingkungan hingga pemberdayaan ekonomi.

“Semua sektor harus kita perhatikan. Jangan sampai ada masyarakat yang merasa tidak terlayani hanya karena pemerintah tidak mengetahui persoalan yang mereka hadapi,” tegasnya.

Karena itu, ia meminta aparatur wilayah memperkuat komunikasi dengan masyarakat. Pemerintah, kata Prima, harus hadir tidak hanya ketika ada kegiatan seremonial, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari warga.

“Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat. Kita ingin komunikasi antara pemerintah dengan warga semakin dekat sehingga setiap persoalan bisa cepat diketahui dan ditindaklanjuti,” ujarnya.

Dalam Safari Jumat tersebut, Prima juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Palembang dalam memperkuat pembangunan di bidang keagamaan.

Ia mengatakan, pemerintah telah menyiapkan sejumlah program untuk mendukung para penggerak kegiatan keagamaan dan rumah ibadah.

“Pembangunan itu bukan hanya soal infrastruktur. Pembangunan bidang keagamaan juga sangat penting karena menyangkut kehidupan sosial dan kebersamaan masyarakat,” katanya.

Sejumlah dukungan yang disiapkan pemerintah antara lain insentif bagi marbot, jaminan sosial ketenagakerjaan bagi ustaz dan ustazah, insentif bagi dai dan daiyah, serta bantuan hibah bagi rumah ibadah.

“Program-program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap mereka yang selama ini ikut menjaga dan menghidupkan kegiatan keagamaan di tengah masyarakat,” jelas Prima.

Ia berharap dukungan tersebut dapat memperkuat aktivitas keagamaan sekaligus menjaga kerukunan dan toleransi antarwarga.

“Kita ingin masyarakat Palembang terus menjaga kebersamaan, toleransi dan kerukunan. Masjid dan tempat ibadah juga menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis,” tuturnya.

Selain pelayanan publik dan keagamaan, persoalan kebersihan lingkungan turut menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut.

Prima mengajak masyarakat Sukarami meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan mulai dari lingkungan rumah hingga tingkat RT dan kelurahan.

“Kebersihan ini bukan hanya tugas pemerintah. Pemerintah bisa menyiapkan sistem dan fasilitas, tetapi tanpa partisipasi masyarakat hasilnya tidak akan maksimal,” katanya.

Ia secara khusus mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, terlebih membuang sampah ke sungai.

“Jangan buang sampah sembarangan dan jangan buang sampah ke sungai. Kebiasaan seperti ini harus kita hentikan bersama,” tegasnya.

Prima menilai, upaya menjadikan Palembang sebagai kota yang maju, bersih, sehat, nyaman dan layak dihuni membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Kalau pemerintah dan masyarakat sama-sama bergerak, saya yakin Palembang bisa menjadi kota yang semakin baik. Pemerintah hadir, masyarakat juga ikut menjaga lingkungannya,” ujarnya.

Safari Jumat di Masjid Al-Barokah menjadi bagian dari upaya Pemkot Palembang memperkuat silaturahmi sekaligus membuka ruang komunikasi secara langsung dengan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap berbagai persoalan di tingkat wilayah dapat lebih cepat diketahui sehingga penanganannya dapat dilakukan secara tepat dan berkelanjutan.

Penulis: M. Iqbal
Editor: Anang