* Warga Didorong Tingkatkan Kesiapsiagaan
MATTANEWS.CO, PALEMBANG –
Tim Satgas Mabes TNI Kolonel Inf Harto Mulyadi Bersama Kodim 0418/Palembang dan Pemkot Palembang menggelar penyuluhan dan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kepada masyarakat di Perumahan Graha Prima Sriwijaya (PGS), Jalan Ki Atmaja RT 58/RW 06, Kelurahan Sungai Selincah, Kecamatan Kalidoni, Palembang, Jumat (4/9/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 30 peserta tersebut dihadiri Kasdim 0418/Palembang Letkol Inf Dery Septriandi, S.T., M.M., M.Han., Staf Ahli Kodam II/Sriwijaya Kolonel Inf Marsal, Camat Kalidoni M. Rama Cahya Putra, S.STP, Kapolsek Kalidoni AKP Jurnardi, M.A.P., Danramil 418-05/Lemabang Kapten Syarial Andinata, S.T.Han., unsur BPBD, Manggala Agni, perangkat kelurahan serta masyarakat.
Dalam penyuluhan nya Kolonel Inf Harto membahas pentingnya kesiapsiagaan menghadapi Karhutla, terutama di wilayah yang masih memiliki lahan tidur dan rawan terbakar saat musim kemarau.
Camat Kalidoni M. Rama Cahya Putra mengatakan, sekitar sepekan sebelumnya terjadi kebakaran lahan di belakang kawasan perumahan. Kondisi lahan yang tidak dimanfaatkan dan tidak terawat dinilai meningkatkan potensi terjadinya kebakaran.
Menurutnya, Kecamatan Kalidoni termasuk salah satu wilayah yang memiliki kerawanan Karhutla cukup tinggi. Terlebih, api dapat dengan cepat meluas mengikuti arah angin dan berpotensi masuk ke kawasan permukiman.
“Kami berharap dari sosialisasi ini ada solusi sehingga warga, khususnya yang tinggal di lokasi ini, tidak lagi merasa khawatir ketika terjadi kebakaran lahan,” ujarnya.
Ia juga menyambut baik rencana pembangunan sumur bor sebagai salah satu solusi mengatasi keterbatasan sumber air saat terjadi kebakaran.
Sementara itu, Kolonel Pom Deni Darmawan selaku narasumber penyuluhan menyampaikan ada tiga penyebab terjadinya Karhutla, penyuluhan juga menyoroti kendala utama dalam penanganan Karhutla, yakni keterbatasan air selama musim kemarau. Karena itu, pembangunan sumur bor dinilai penting untuk memperkuat kesiapsiagaan dan mempercepat pemadaman apabila terjadi kebakaran.
Dalam kesempatan tersebut Kapolsek juga menyampaikan akan adanya penindakan bagi pelaku tanpa tebang pilih, tujuannya untuk memberikan efek jera kepada pelaku dan sebagai contoh bagi yang lainnya agar tidak melakukan pembakaran lahan.
Dandim 0418/Palembang Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos melalui Kasdim menegaskan, pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, terutama masyarakat yang berada di sekitar wilayah rawan kebakaran.
“Pencegahan harus menjadi tanggung jawab bersama. Masyarakat merupakan bagian penting dalam mendeteksi potensi kebakaran sejak dini, sehingga setiap informasi mengenai munculnya titik api dapat segera dilaporkan dan ditindaklanjuti,” ujar Kasdim.
Kasdim juga menambahkan, sinergi antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, BPBD, Manggala Agni dan masyarakat harus terus diperkuat, khususnya selama musim kemarau.
“Kita tidak ingin penanganan dilakukan setelah api membesar. Yang paling utama adalah mencegah, meningkatkan kewaspadaan dan memastikan kesiapan personel maupun sumber air di wilayah yang rawan,” tegasnya.
Sekali lagi Kasdim mengajak masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan serta menjaga lingkungan sekitar agar tidak menjadi sumber pemicu kebakaran.














