BERITA TERKINIHEADLINENUSANTARAPEMERINTAHAN

Wapres Gibran dan Bupati Karo Jenguk 24 Siswi Terdampak MBG di Berastagi

×

Wapres Gibran dan Bupati Karo Jenguk 24 Siswi Terdampak MBG di Berastagi

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, BERASTAGI – Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka turun langsung melihat kondisi para siswi yang menjalani perawatan setelah diduga mengalami gangguan kesehatan usai mengonsumsi menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Jumat (11/9/2026).

Gibran mengawali kunjungannya di Rumah Sakit Efarina Etaham, Berastagi, tempat 21 siswi mendapatkan perawatan. Setelah itu, Wapres melanjutkan kunjungan ke Rumah Sakit Amanda untuk melihat kondisi tiga siswi lainnya.

Dalam kunjungan tersebut, Gibran didampingi Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dan Bupati Karo Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes.

Gibran berdialog langsung dengan para siswi dan keluarga yang mendampingi. Ia juga memastikan pasien mendapatkan pelayanan medis dan obat-obatan yang diperlukan.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan proses penanganan berjalan optimal hingga kondisi para siswi berangsur membaik dan dapat kembali beraktivitas, termasuk mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution sebelumnya juga meminta jajaran kesehatan dan perangkat daerah terkait menindaklanjuti berbagai keluhan yang disampaikan keluarga siswa.

Selain penanganan medis, pemerintah turut memberikan perhatian terhadap kondisi psikologis para siswa yang terdampak. Pendampingan dinilai penting agar proses pemulihan tidak hanya berfokus pada kondisi fisik.

Dalam kesempatan tersebut, Gibran juga memastikan pemerintah siap memenuhi kebutuhan penanganan apabila ada pasien yang membutuhkan perawatan lebih lanjut. Opsi rujukan ke Medan maupun Jakarta disiapkan sesuai kondisi medis masing-masing pasien.

“Kedatangan saya kemari untuk memastikan anak bapak ibu bisa sembuh dan bersekolah kembali. Mendapatkan pelayanan kesehatan dan obat-obatan terbaik,” kata Gibran, seperti dikutip ANTARA.

Gibran juga memastikan persoalan biaya pengobatan tidak menjadi beban bagi keluarga pasien. Pemerintah akan menangani biaya perawatan yang diperlukan para siswa terdampak.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Karo bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menelusuri penyebab gangguan kesehatan yang dialami para siswa.

Pemeriksaan terhadap sampel makanan juga masih dilakukan. Karena itu, penyebab pasti gangguan kesehatan tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan dan penelusuran lebih lanjut.

Pemerintah memastikan aspek keamanan dan kualitas pangan dalam pelaksanaan program MBG menjadi perhatian, sembari proses penanganan dan pemulihan para siswa terus dilakukan.

Penulis: Tison
Editor: Selfy