MATTANEWS.CO, CIAMIS – Menjelang pelaksanaan apel pagi, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya melakukan peninjauan mendadak ke sejumlah lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Ciamis, Kamis (17/9/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kebersihan dan kerapian lingkungan perkantoran tetap terjaga. Bupati ingin memastikan tempat kerja aparatur pemerintah tidak hanya tertib secara administrasi, tetapi juga memberikan suasana yang bersih, nyaman dan mendukung pelayanan kepada masyarakat.
Herdiat menegaskan, persoalan kebersihan tidak semestinya hanya menjadi tanggung jawab petugas kebersihan. Menurutnya, seluruh aparatur memiliki peran dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan tertata.
Usai meninjau lingkungan OPD, Bupati Ciamis kemudian mengikuti apel pagi sekaligus memberikan sejumlah arahan kepada jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Jangan hanya mengimbau masyarakat. Mari kita mulai dari lingkungan kita masing-masing, termasuk lingkungan kantor. Jaga kebersihan dan kerapian lingkungan,” ujar Herdiat.
Ia juga mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah menghidupkan kembali semangat gotong royong. Kebersihan, kata dia, harus menjadi budaya yang diterapkan mulai dari lingkungan kerja sebelum kemudian disosialisasikan kepada masyarakat.
“Mari kita gotong royong menjaga kebersihan,” tuturnya.
Dalam arahannya, Herdiat turut menyoroti sejumlah agenda dan persoalan yang tengah menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Ciamis. Salah satunya berkaitan dengan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak.
Ia menekankan pentingnya menjaga netralitas seluruh pihak yang terlibat dalam setiap tahapan Pilkades. Pengawasan juga diminta dilakukan secara lebih ketat guna menjaga proses demokrasi di tingkat desa berjalan sesuai ketentuan.
Selain itu, digitalisasi didorong untuk mendukung pelaksanaan Pilkades agar prosesnya semakin transparan dan akuntabel.
Persoalan lain yang menjadi perhatian adalah kondisi musim kemarau yang masih berlangsung. Minimnya curah hujan menyebabkan sejumlah wilayah di Kabupaten Ciamis mengalami kekeringan dan kesulitan mendapatkan air bersih.
Pemerintah daerah pun terus melakukan pendistribusian air bersih kepada masyarakat terdampak. Dalam sehari, sedikitnya 40 hingga 50 tangki air disalurkan ke sejumlah wilayah yang membutuhkan.
“Yang di daerah kota mungkin terbantu oleh PDAM, tetapi tidak semua terlayani PDAM. Karena itu, pemerintah daerah terus membantu masyarakat yang mengalami kekeringan,” jelas Herdiat.
Bupati juga meminta ASN ikut mengambil peran dalam mensosialisasikan penggunaan air secara bijak selama musim kemarau. Edukasi kepada masyarakat dinilai penting agar ketersediaan air yang terbatas dapat dimanfaatkan secara optimal.
Tak hanya soal air, Herdiat mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan. Kondisi cuaca kering selama musim kemarau berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.
ASN diminta aktif memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, tidak membakar sampah secara sembarangan, serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
Herdiat menegaskan bahwa keteladanan harus dimulai dari lingkungan pemerintahan. Karena itu, kebersihan kantor dan lingkungan OPD menjadi bagian penting dari upaya membangun budaya hidup bersih di tengah masyarakat.
Dengan memperkuat gotong royong dan kepedulian bersama, Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap seluruh jajaran ASN mampu menjadi contoh sekaligus mengajak masyarakat menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, nyaman dan aman.














