MATTANEWS.CO, ACEH TAMIANG – Ketua DPRK (Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten) hadiri rapat koordinasi Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Aceh Tamiang yang diselenggarakan di Aula Setdakab, pada Rabu (16/9/2026).
Di sela-sela rakor tersebut, Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon, mengapresiasi langkah pemerintah dalam komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan manusia serta menjadikan pencegahan dan percepatan penurunan stunting menjadi prioritas utama pembangunan daerah.
“Keterlibatan semua unsur pemerintahan dalam mengatasi stunting sangat diperlukan sehingga seluruh lintas sektor dapat bersama-sama berkoordinasi dalam menekan angka stunting yang terjadi,” ucapnya.
Sebelumnya, upati menekankan pentingnya sinergitas lintas sektor mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa.
“Upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting tidak dapat dilakukan oleh satu perangkat daerah atau satu sektor saja. Permasalahan stunting memiliki banyak faktor penyebab dan membutuhkan intervensi yang dilakukan secara terpadu, terarah, terukur dan berkelanjutan”, ucapnya.
Bupati Armia mengapresiasi Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting tahun 2024 atas pencapaian penurunan prevalensi stunting, dari 35,9% pada tahun 2023, menjadi 27,4% pada Tahun 2024.
“Kami juga mengapresiasi dan berterimakasih untuk peran Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting atas penilaian prestasi Kabupaten Aceh Tamiang yang pada tahun ini masuk dalam Kabupaten berkinerja baik tingkat nasional oleh Kementrian Dalam Negeri RI,” tandasnya.














