BERITA TERKINIHEADLINENUSANTARAPEMERINTAHANPENDIDIKAN

29 Siswa SMK Negeri 1 Merdeka Masih Dirawat, Pemkab Karo Pantau Penanganan MBG

×

29 Siswa SMK Negeri 1 Merdeka Masih Dirawat, Pemkab Karo Pantau Penanganan MBG

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, KARO – Pemerintah Kabupaten Karo terus memantau kondisi siswa SMK Negeri 1 Merdeka, Kecamatan Merdeka, yang menjalani perawatan setelah mengalami gangguan kesehatan usai menyantap makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Wakil Bupati Karo Komando Tarigan mewakili Bupati Karo Antonius Ginting menjenguk para siswa yang dirawat di Rumah Sakit Amanda, Berastagi, Jumat (18/9/2026).

Komando didampingi Kepala Dinas Kesehatan Karo dr. Immanuel Sinuhaji dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Karo Hesti Maria Br Tarigan. Dalam kunjungan tersebut, ia menanyakan kondisi para siswa sekaligus meminta pemantauan dan penanganan medis dilakukan secara menyeluruh.

Berdasarkan data yang disampaikan Pemkab Karo, sebanyak 29 siswa masih menjalani perawatan di RS Amanda hingga Jumat. Sebagian di antaranya disebut tinggal menunggu kepulangan sehingga jumlah pasien yang masih dirawat tercatat 18 orang.

Selain itu, dua siswa telah dirujuk ke rumah sakit di Medan, masing-masing RSUP H. Adam Malik dan RS Haji Medan.

Gangguan kesehatan tersebut terjadi setelah pembagian menu MBG di SMK Negeri 1 Merdeka pada Senin (14/9/2026). Menu yang menjadi perhatian adalah ikan nila sambal ijo.

Menurut kronologi yang disampaikan, sekitar pukul 11.00 WIB pihak sekolah melaporkan kepada Ahli Gizi SPPG Karo Merdeka Cinta Rakyat bahwa makanan tersebut berbau dan terasa asam. Pihak SPPG kemudian datang ke sekolah dan melakukan pengecekan.

Setelah dilakukan pemeriksaan awal, pihak SPPG menyatakan terdapat penurunan kualitas pada menu tersebut. Seluruh ompreng makanan yang telah maupun belum disantap siswa kemudian ditarik dari sekolah.

Namun, laporan mengenai siswa yang mengalami keluhan kesehatan kembali diterima sekitar 10 menit setelah petugas SPPG kembali ke dapur pusat.

Sekitar pukul 12.29 WIB, sejumlah siswa dilaporkan mengalami keluhan berupa kebas pada bagian mulut serta gatal-gatal pada tangan dan kaki. Keluhan kemudian dialami siswa lainnya.

Sebanyak 10 siswa yang mengalami gejala awal dibawa ke Puskesmas Pembantu Desa Semangat, Simpang Guru Singa, Kecamatan Merdeka, sekitar pukul 13.50 WIB. Karena keterbatasan tenaga medis dan obat-obatan, para siswa kemudian dievakuasi ke RS Amanda sekitar pukul 16.00 WIB.

Kepala SPPG Karo Merdeka Cinta Rakyat, Dodi Manda Sembiring, menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut kepada masyarakat dan para penerima manfaat.

“Kami meminta maaf atas kejadian yang terjadi saat ini,” ujar Dodi.

Dodi juga menyampaikan pihaknya bersama pihak terkait akan bertanggung jawab terhadap biaya dan proses penyembuhan para pasien hingga tuntas.

Sementara itu, Komando Tarigan meminta keluarga pasien tetap berkoordinasi dengan pihak terkait apabila membutuhkan penanganan lanjutan. Pemkab Karo menyatakan akan terus memantau kondisi para siswa selama menjalani proses pemulihan.

Hingga Jumat (18/9/2026), penanganan medis terhadap para siswa masih berlangsung. Penyebab pasti gangguan kesehatan tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Penulis: Tison
Editor: Selfy