MATTANEWS.CO, SIDOARJO — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sidoarjo memperkuat langkah pencegahan gangguan keamanan dan penyalahgunaan narkotika dengan menggelar penggeledahan gabungan di kamar dan hunian warga binaan. Kegiatan tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK), serta Brimob Batalyon A Kompi 4.
Penggeledahan dilakukan secara menyeluruh dengan menyasar sejumlah kamar dan blok hunian warga binaan. Petugas gabungan memeriksa area hunian serta barang-barang milik warga binaan sebagai bagian dari deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan keberadaan barang-barang terlarang.
Selain razia, sebanyak 60 warga binaan menjalani tes urine yang dilakukan bersama pihak terkait. Dari hasil pemeriksaan, seluruh warga binaan yang mengikuti tes dinyatakan negatif.
Kalapas Kelas IIA Sidoarjo, Disri Wulan Agus Tomo, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen jajarannya untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan Lapas Kelas IIA Sidoarjo dalam keadaan aman, terhindar dari barang-barang terlarang yang ada di dalam hunian. Kemudian kita melaksanakan tes urine yang dilaksanakan oleh 60 warga binaan, hasilnya semuanya negatif,” ujarnya, Senin (21/9/2026).
Menurutnya, upaya menjaga keamanan lapas membutuhkan sinergi dengan berbagai pihak, khususnya aparat penegak hukum. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memperkuat pengawasan dan mencegah masuk maupun beredarnya barang-barang terlarang di dalam lapas.
“Kami di Lapas Sidoarjo tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan. Tentunya kolaborasi bersama Polri, BNN, dan TNI sangat diperlukan. Kami berterima kasih telah membantu kami dan kami berkomitmen untuk menjaga lapas dalam keadaan aman dan terhindar dari barang-barang terlarang di dalam Lapas Kelas IIA Sidoarjo,” lanjutnya.
Kegiatan penggeledahan gabungan dan tes urine tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Lapas Sidoarjo dalam memperkuat deteksi dini, mencegah penyalahgunaan narkotika, serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.
Sinergi antara Lapas Sidoarjo, TNI, Polri, BNNK, dan Brimob diharapkan terus diperkuat guna mendukung terciptanya penyelenggaraan pemasyarakatan yang aman dan bebas dari peredaran barang terlarang














