MATTANEWS.CO, SEKAYU (MUSI BANYUASIN) – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) secara resmi menggelar Operasi Pasar Murah Sembako dan Gas LPG 3 Kilogram yang dipusatkan di halaman Kantor Camat Sekayu pada Selasa (29/09/2026).
Kegiatan strategis ini dilaksanakan tidak hanya sebagai rangkaian dalam memperingati Hari Jadi Kabupaten Musi Banyuasin yang ke-70 tahun 2026, tetapi juga sebagai bentuk komitmen nyata pemerintah daerah dalam merespons gejolak ekonomi serta mengendalikan angka inflasi daerah.
Acara dibuka secara resmi oleh Plt. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba, Akhmad Toyibir, S.STP., M.M., yang hadir mewakili Bupati Musi Banyuasin.
Turut hadir mendampingi dalam kegiatan ini sejumlah perwakilan unsur Forkopimda, Plt. Ka. Dinas Ketahanan Pangan Frans Gustian, ST.,M.Si., Camat Sekayu Edi Heryanto, S.H., M.Si., Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Nwardi Endang, perwakilan Pimpinan Cabang Bank Sumsel Babel Sekayu, Direktur Keuangan PT Muba Energi Maju Berjaya (MEMB) Fery Antoni Kurniawan, S.H., perwakilan Perum Bulog Kanwil Sumsel Babel, serta para perwakilan jajaran OPD terkait.
Dalam sambutannya, Bupati Muba H.M. Toha Tohet yang diwakili oleh Akhmad Toyibir, menegaskan bahwa pelaksanaan operasi pasar ini merupakan langkah intervensi krusial pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.
Pemerintah daerah menyoroti adanya peningkatan Indeks Perkembangan Harga (IPH) dalam tiga pekan terakhir di Sumatera Selatan, terutama pada komoditas beras dan cabai akibat dampak musim kemarau panjang yang mengganggu produktivitas pertanian.
“Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terus berupaya agar kebutuhan bahan pokok masyarakat tetap tersedia cukup dengan harga yang terkendali. Melalui sinergi dan kolaborasi erat bersama BUMD, perbankan, serta BUMN, kita hadir di tengah masyarakat untuk mengintervensi kenaikan harga serta meringankan beban ekonomi warga,” ujar Akhmad Toyibir saat membacakan amanat Bupati.
Pelaksanaan Operasi Pasar Murah ini terwujud atas kerja sama lintas sektor antara Disdagperin Muba, Perum Bulog Kanwil Sumsel Babel, Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu, PT Muba Energi Maju Berjaya, serta PT Pertamina Patra Niaga Sumbagsel melalui agen PT Pratama Mulia Abadi.
Dalam operasionalnya, Perum Bulog mengucurkan sebanyak 6 ton beras SPHP kemasan 5 kg dan 1,2 ton (1.200 liter) Minyak Kita. Paket sembako (beras dan minyak goreng) yang semula dibanderol dengan harga normal Rp75.000 mendapatkan subsidi silang sebesar Rp15.000—yang ditopang oleh Bank Sumsel Babel sebesar Rp10.000 dan PT MEMB sebesar Rp5.000. Dengan subsidi tersebut, masyarakat cukup membayar Rp60.000 per paket. Selain itu, disalurkan pula 560 tabung gas LPG 3 kg dengan harga HET Rp20.000 per tabung.
Guna memberikan manfaat yang optimal bagi warga, momentum ini juga diintegrasikan dengan berbagai pelayanan publik gratis di tempat. Masyarakat Kecamatan Sekayu yang hadir tidak hanya dapat berbelanja bahan pokok murah, tetapi juga memanfaatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis oleh Dinas Kesehatan, pelayanan KB gratis oleh DPPKB, serta layanan jemput bola Administrasi Kependudukan dan Gerakan Cepat (Gercep) Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) oleh Disdukcapil Muba.
Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin berharap program kolaboratif ini dapat terus berlanjut dan jangkauannya diperluas ke seluruh kecamatan di wilayah Musi Banyuasin guna menjaga daya beli masyarakat serta menekan angka inflasi secara berkelanjutan.














