MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Anggaran puluhan miliar rupiah digelontorkan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu untuk membantu masyarakat meningkatkan kualitas hunian. Tahun 2026, sebanyak 1.279 unit rumah masuk dalam program bantuan perumahan dengan total nilai mencapai Rp 25,58 miliar.
Setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp 20 juta per unit. Program tersebut disalurkan dalam tiga tahap dengan sasaran wilayah yang berbeda.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Lingkungan Hidup (Perkimtan-LH) Kabupaten Kapuas Hulu, Budi Prasetiyo, S.T., M.M., membeberkan rincian bantuan tersebut.
“Totalnya 1.279 unit. Kalau dikalikan Rp20 juta per unit, nilainya Rp25.580.000.000,” kata Budi, Kamis (8/10/2026).
Dikatakan Budi, tahap pertama menjadi bagian terbesar dengan 563 unit rumah. Bantuan ini bersifat reguler dan menyebar ke sejumlah kecamatan.
Wilayah tersebut meliputi Putussibau Utara, Putussibau Selatan, Kalis, Jongkong, Hulu Gurung, Bunut Hilir, Boyan Tanjung, Bika, Batang Lupar, dan Badau.
“Kalau tahap satu itu reguler, hampir semua kecamatan,” jelasnya.
Lanjut kata Budi, kemudian tahap kedua sebanyak 325 unit diarahkan khusus ke kawasan perbatasan. Kebijakan tersebut menempatkan wilayah perbatasan sebagai salah satu sasaran utama program bantuan perumahan.
“Kalau tahap dua itu khusus kecamatan perbatasan,” tegas Budi.
Sementara itu, 391 unit pada tahap ketiga masih menjadi pekerjaan yang berjalan. Lokasi penerima belum ditetapkan karena proses verifikasi masih dilakukan di lapangan.
“Untuk tahap tiga ini baru dapat, belum dapat informasi lokasi. Masih verifikasi oleh TFL,” ungkapnya.
Jika seluruh tahapan terealisasi, maka 1.279 unit rumah akan tersentuh program bantuan dengan total anggaran Rp 25,58 miliar.
Besarnya nilai program ini sekaligus menunjukkan skala intervensi pemerintah daerah dalam sektor perumahan. Bukan hanya menyasar kawasan perkotaan, bantuan juga diarahkan ke sejumlah wilayah kecamatan hingga kawasan perbatasan.
Budi berharap bantuan tersebut benar-benar mampu mendorong masyarakat memiliki hunian yang lebih layak sekaligus memperkuat pemerataan pembangunan perumahan di Kapuas Hulu.
“Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat meningkatkan kualitas hunian sekaligus mendorong pemerataan pembangunan perumahan, termasuk di wilayah perbatasan Kabupaten Kapuas Hulu,” pungkasnya. (*)














