MATTANEWS.CO, PALEMBANG –
Rian Saputra (29) warga Lorong Limbungan, Kelurahan 26 Ilir Kelurahan Bukit Kecil Palembang kaget bukan kepala, setelah melihat adik kesayangannya, DL (25) terbaring lemas di rumah sakit dalam keadaan terluka serius dibagian leher, dengkul kanan dan tangan kiri, setelah dianiaya PA, Rabu (14/10/2026).
Kejadian menimpa korban ini terjadi saat bertemu di Jalan Pantai Musi 9 – 10 Ulu Palembang Jakabaring pada Selasa (13/10/2026) pukul 22.30 WIB. Korban yang tidak menyangka dirinya menjadi penganiayaan pelaku, teriak meminta tolong teman-temannya saat dirinya telah terluka.
Kepada petugas piket SPKT Polrestabes Palembang, kakak kandung korban menjelaskan kondisi adiknya kini masih terbaring di rumah sakit dalam kondisi lemah, karena mengalami bebeapa luka robek di tubuh korban.
“Adik saya (korban_red) terpaksa dipindahkan ke RS Siti Fatimah, karena keterbatasan alat di RSUD Bari Palembang. Kini dia masih persiapan untuk dioperasi malam nanti,,” jelas Rian.
Rian menambahkan, dirinya mengetahui musibah ini saat teman-teman adiknya, SN dan RN, menghubungi ponselnya.
“Untuk masalahnya saya tidak tahu persis apa. Namun, menurut adik saya dia hanya memenuhi janji menemui pelaku dilokasi, karena ada yang perlu dibahas. Sesampainya, pelaku emosi dan melukai adiknya menggunakan senjata tajam jenis silet,” ujarnya.
Senjata tajam yang digunakan pelaku untuk melukai adiknya, sempat diambil teman-teman korban.
“Setelah melukai adik saya, silet itu dijatuhkan pelaku ke lantai. Takut diulangi lagi, teman-teman adik saya itu mengambil silet tersebut. Setelah rembukan keluarga akhirnya kami memutuskan untuk melaporkan kejadian ini ke polisi,” tuturnya.
Rian berharap laporannya dapat segera ditindaklanjuti polisi.
“Saya berharap adik saya mendapat keadilan pak. Laporan yang saya buat cepat diproses dan pelakunya cepat ditangkap,” tukasnya.














