MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Penemuan mayat pria tanpa identitas di ruang pantry atau dapur Klinik Kenten Palembang mengungkap dugaan peristiwa tragis. Korban yang diperkirakan berusia sekitar 40 tahun itu ditemukan dalam kondisi membusuk di dalam ruangan yang terkunci, Rabu (21/10/2026)
Berdasarkan informasi yang dihimpun, penemuan jasad tersebut terjadi sekitar pukul 14.48 WIB di Klinik Kenten, Jalan AKBP Cek Agus No. 07, Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur III, Palembang, Selasa (20/10/2026).
Peristiwa itu bermula sekitar pukul 14.40 WIB ketika dua orang saksi mendatangi klinik untuk memeriksa kerusakan bangunan yang rencananya akan diperbaiki. Saat berada di lokasi, keduanya mencium bau busuk yang berasal dari salah satu ruangan.
Setelah ditelusuri, saksi menemukan sesosok mayat laki-laki tergeletak di dalam ruang pantry atau dapur klinik yang terkunci.
Salah satu saksi kemudian menghubungi layanan kepolisian 110 untuk melaporkan penemuan tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, personel Polsek Ilir Timur II bersama piket fungsi Polrestabes Palembang dan tim identifikasi segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).
Saat petugas tiba, jasad pria yang belum diketahui identitasnya tersebut ditemukan dalam kondisi membusuk, tubuh membengkak, serta mengeluarkan cairan yang telah mengering.
Petugas selanjutnya melakukan olah TKP sebelum mengevakuasi jasad korban ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kepala SPKT Polsek Ilir Timur II Palembang, Iptu Beny, mengatakan bahwa penemuan mayat tersebut telah ditindaklanjuti oleh petugas kepolisian dengan mendatangi lokasi, mengumpulkan informasi, serta melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara.
“Petugas sudah mendatangi TKP dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Palembang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Beny.
Berdasarkan hasil olah TKP sementara, korban diperkirakan merupakan seseorang yang diduga hendak melakukan pencurian dan terjatuh dari atas plafon ruang pantry klinik. Meski demikian, dugaan tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kejadian maupun kematian korban.
“Klinik tersebut telah tutup sejak 15 September 2026 dan terakhir kali dilakukan pengecekan pada 2 Oktober 2026,” katanya.
Hingga proses penanganan di lokasi, identitas korban masih belum diketahui. Jenazah pria yang disebut sebagai Mr. X itu dibawa ke RS Bhayangkara Palembang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi juga telah melakukan pengumpulan bahan keterangan serta melaporkan penanganan kasus tersebut kepada pimpinan.
“Bagi keluarga yang merasa kehilangan anggota kelurganya, bisa langsung datang ke Polsek IT II Palembang,” tandasnya.














