MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Berulang kali mendapat perlakuan kasar, bahkan KDRT oleh RS (40), suaminya, akhirnya Herawati (39) warga Jalan Sabokingking, Kelurahan Sungai Buah Kecamatan Ilir Timur II melapor ke Polrestabes Palembang. Parahnya, terlapor ini dipergoki bersama perempuan lain saat berada di Hotel THE 101, Jalan Rajawali, Palembang, Selasa (20/10/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.
Kepada petugas piket menjelaskan, antara dirinya dan suami, RS masih terikat hubungan suami isteri sah dan dikaruniakan dua orang anak.
“Sudah 18 tahun kami menikah pak, namun baru satu tahun terakhir ini dia berubah. Jarang pulang dan sering marah-marah, bahkan memukul,” jelasnya.
Dijelaskan korban, sejauh ini dirinya bertahan hanya karena kedua anaknya saja.
“Namun untuk kali ini tidak pak. Didepan saya dan anak perempuan saya, dia memilih perempuan itu. Dia melontarkan kata-kata kasar dan dia mencekik dan memukul saya, saat kami mengikutinya keluar dari hotel tempat dia dan wanita itu menginap,” ujarnya.
Korban menjabarkan, wanita yang bersama suaminya itu tidak lain perempuan yang sama saat selingkuh ditahun 2025 lalu.
“Dulu, tahun 2025 juga pernah tertangkap selingkuh dan berakhir damai dengan selembar surat perjanjian. Tidak disangka tahun ini mengulanginya lagi, wanitanya pun wanita yang sama. Perlu diketahui, wanita itu masih status pelajar kelas tiga di salah satu sekolah swasta di Palembang,” ungkapnya.
Dijelaskan korban, desas desus perselingkuhan suaminya ini terkuak saat anak perempuannya melihat postingan ayahnya saat berada di lokasi.
“Untuk membuktikan postingan itu, saya dan anak saya itu mendatangi hotel. Sesampainya, saya meminta bantuan resepsionis, namun karena privasi, saya tidak bisa masuk. Tidak ingin pulang tangan kosong, kami pun mengunggunya keluar. Keruan saja, sekitar 30 menit kemudian, mereka keluar melalui lift. Tanpa rasa berdosa dia melintasi kami dan mengatakan tidak ada urusan lagi dengan kami,” urainya sedih.
Disepanjang jalan keluar hotel, lanjut korban, terlapor mencaci maki korban.
“Ketika saya menarik bajunya bagian belakang dengan harapan menoleh kepada saya dan mengatakan apa yang sebenarnya terjadi, dia berbalik dan langsung mencekik serta memukul saya hingga luka memar. Persaan saya sudah campur aduk, saya sakit, sedih, kecewa, marah, akhirnya memutuskan lapor polisi. Saya juga sudah berobat ke RSUD Bari Palembang pak,” tuturnya.
Korban beharap laporannya segera ditindaklanjuti penyidik.
“Semoga laporan saya cepat diproses,” tandasnya.
Sementara, Pampta III SPKT Polrestabes Palembang Ipda Andi Ardiansyah mengatakan pihaknya telah menerima laporan korban yang diduga mengalami KDRT.
“Laporan sudah kami terima, akan kami limpahkan penyidik Satrreskrim Polrestabes Palembang untuk diproses lebih lanjut,” pungkasnya.














