BERITA TERKININUSANTARAPEMERINTAHAN

Double Prestasi! Tulungagung Raih Dua Penghargaan EHC 2026, Bidik Swasti Saba Wistara 2027

×

Double Prestasi! Tulungagung Raih Dua Penghargaan EHC 2026, Bidik Swasti Saba Wistara 2027

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Kabupaten Tulungagung kembali menorehkan prestasi di bidang kesehatan lingkungan. Melalui Dinas Kesehatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung berhasil meraih dua penghargaan sekaligus dalam ajang Environmental Health Competition (EHC) 2026 yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

Dalam kompetisi tersebut, Tulungagung meraih Juara 2 kategori Lingkungan Karakter Sehat (LINGKAR) dan Juara 3 kategori Sanitarian Inspirasi Gerakan Aktif (SIGAP). Capaian ini menjadi apresiasi atas upaya peningkatan kualitas kesehatan lingkungan yang melibatkan tenaga kesehatan, pemerintah daerah, hingga masyarakat.

Dua penghargaan tersebut sekaligus memperkuat komitmen Tulungagung untuk mewujudkan lingkungan sehat dan berkelanjutan, dengan target meraih predikat Swasti Saba Wistara pada 2027 dalam penyelenggaraan Kabupaten Sehat.

Plt Bupati Apresiasi Kolaborasi Lintas Sektor

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian tersebut.

Menurutnya, keberhasilan meraih dua penghargaan EHC 2026 bukan semata-mata hasil kerja Dinas Kesehatan, melainkan buah kolaborasi lintas perangkat daerah dan elemen masyarakat.

“Terima kasih kepada semua perangkat daerah yang telah berperan dalam kegiatan ini, seperti Dinas Kesehatan, Bappeda, DLH, Perkim, DPMD, Forkab, puskesmas, kecamatan, desa, dan kader,” ujar Ahmad Baharudin kepada wartawan seusai meluncurkan layanan CT Scan RSUD Campurdarat dr. Karneni, Rabu (21/10/2026).

Ia menegaskan, penghargaan tersebut harus menjadi motivasi untuk memperluas penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat.

“Harapan kami ke depan, implementasi STBM lima pilar bisa diterapkan di semua rumah tangga dan Kabupaten Tulungagung dapat mencapai Swasti Saba Wistara dalam penyelenggaraan Kabupaten Sehat pada 2027,” tegasnya.

Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan lima pilar menjadi salah satu upaya penting dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat, mulai dari menghentikan praktik buang air besar sembarangan hingga pengelolaan sampah dan limbah cair rumah tangga secara aman.

Dinkes Jatim Serahkan Langsung Dua Penghargaan

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Dr. Desi Lusiana Wardhani, S.KM., M.Kes., mengungkapkan bahwa penghargaan EHC 2026 diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Erwin Astha Triyono, di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Selasa (20/10/2026).

Desi menjelaskan, proses penilaian kompetisi dilakukan di sejumlah wilayah yang menjadi representasi pelaksanaan program kesehatan lingkungan di Kabupaten Tulungagung.

Untuk kategori LINGKAR, penilaian dipusatkan di Kecamatan Gondang dan Desa Mojoarum, Kecamatan Gondang.

Sementara itu, kategori SIGAP mencakup tiga desa, yakni Desa Tiudan di Kecamatan Gondang, Desa Panjerejo di Kecamatan Rejotangan, serta Desa Doroampel di Kecamatan Sumbergempol.

Lokasi-lokasi tersebut menjadi bagian dari penilaian terhadap pelaksanaan program, peran tenaga kesehatan lingkungan, serta keterlibatan lintas sektor dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

EHC Jadi Pendorong Pembangunan Kesehatan Berkelanjutan

Environmental Health Competition atau Lomba Kesehatan Lingkungan merupakan program apresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada dinas kesehatan kabupaten/kota yang berperan aktif mendorong peningkatan kualitas kesehatan lingkungan.

Penilaian tidak hanya berfokus pada tenaga kesehatan lingkungan dan fasilitas pelayanan kesehatan, tetapi juga mencakup keterlibatan berbagai sektor dan program terkait.

Kolaborasi tersebut diperlukan agar pembangunan kesehatan lingkungan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan berlanjut menjadi praktik nyata di tingkat keluarga, desa, hingga kecamatan.

Bagi Tulungagung, raihan Juara 2 LINGKAR dan Juara 3 SIGAP menjadi modal penting untuk memperkuat program sanitasi, meningkatkan kesadaran masyarakat, serta memperluas penerapan STBM lima pilar.

Dua penghargaan telah diraih, tetapi tantangan berikutnya adalah memastikan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. Dengan memperkuat sinergi lintas sektor dan membangun kebiasaan hidup bersih serta sehat di setiap rumah tangga, Pemkab Tulungagung menargetkan predikat Swasti Saba Wistara 2027 bukan sekadar ambisi, melainkan hasil dari kerja nyata yang berkelanjutan.

Penulis: Ferry Kaligis
Editor: Riki Okta Putra