BERITA TERKININUSANTARAPEMERINTAHAN

Bupati Kapuas Hulu Buka Expo Panggilan III Keuskupan Sintang, Generasi Muda Diajak Temukan Makna Pengabdian

×

Bupati Kapuas Hulu Buka Expo Panggilan III Keuskupan Sintang, Generasi Muda Diajak Temukan Makna Pengabdian

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Penguatan karakter, moral, spiritualitas, serta kepedulian terhadap sesama juga menjadi fondasi penting dalam menciptakan masyarakat yang maju dan sejahtera.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Kapuas Hulu saat membuka Expo Panggilan ke-III Keuskupan Sintang Tahun 2026 di Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Jumat (23/10/2026).

Dalam sambutannya, Bupati mengapresiasi Keuskupan Sintang, panitia penyelenggara, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

Ia menegaskan, Expo Panggilan bukan sekadar ajang pameran untuk memperkenalkan karya dan pelayanan Gereja, melainkan ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk mengenali makna panggilan hidup dan menentukan arah pengabdian mereka.

Menurutnya, generasi muda perlu mendapatkan kesempatan untuk memahami potensi diri, menggali nilai-nilai kehidupan, serta mengenal berbagai bentuk pelayanan yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Expo Panggilan ini menjadi ruang perjumpaan, pembelajaran, dan refleksi, khususnya bagi generasi muda, untuk mengenali makna panggilan hidup serta menemukan cara terbaik dalam mengabdikan diri kepada Tuhan, Gereja, masyarakat, bangsa, dan negara,”pesan Bupati dalam sambutannya.

Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak semata-mata diukur dari kemajuan fisik maupun capaian ekonomi.

“Kualitas sumber daya manusia, pembentukan karakter, penguatan moral, dan kehidupan spiritual juga menentukan masa depan suatu daerah, “tutur Bupati.

Dalam konteks tersebut, Bupati menilai Gereja memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam membangun kehidupan masyarakat yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, kejujuran, kasih, solidaritas, dan kepedulian sosial.

“Kontribusi Gereja melalui bidang pendidikan, pelayanan kesehatan, pendampingan keluarga, kegiatan sosial, serta pembinaan generasi muda dinilai menjadi bagian penting dalam membentuk masyarakat yang berkualitas dan berdaya saing, “ucap Bupati.

Bupati secara khusus mengajak generasi muda yang mengikuti Expo Panggilan agar berani bermimpi, terbuka terhadap pengalaman baru, dan tidak takut bertanya ketika mencari arah kehidupan.

Ia mengingatkan bahwa menentukan masa depan membutuhkan proses pengenalan diri, pertimbangan yang matang, serta pemahaman terhadap nilai-nilai yang diyakini.

Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh tingkat pendidikan atau pencapaian pribadi, tetapi juga oleh kesediaannya untuk melayani, berbagi, dan menghadirkan kebaikan bagi orang lain.

“Karena itu, Expo Panggilan diharapkan menjadi kesempatan bagi kaum muda untuk mengenal lebih dekat berbagai bentuk panggilan dan pelayanan melalui dialog, kesaksian hidup, pameran, serta perjumpaan langsung dengan para pelayan Gereja, “kata Bupati.

Melalui proses tersebut, generasi muda diharapkan mampu melihat bahwa pengabdian memiliki banyak bentuk dan dapat diwujudkan melalui pilihan hidup yang bertanggung jawab.

Selain menyoroti pembinaan generasi muda, Bupati Kapuas Hulu juga menegaskan pentingnya menjaga keberagaman budaya, adat istiadat, dan kehidupan keagamaan sebagai kekayaan daerah yang harus dirawat bersama.

Ia mengingatkan bahwa kehidupan masyarakat yang aman dan harmonis hanya dapat terwujud apabila setiap orang mampu menghormati perbedaan, menjaga persaudaraan, serta mengutamakan kepentingan bersama.

Bupati berharap Expo Panggilan ke-III Keuskupan Sintang tidak hanya memperkuat kehidupan iman umat Katolik, tetapi juga menjadi momentum untuk meneguhkan toleransi dan kerja sama antarumat beragama di Kabupaten Kapuas Hulu.

“Mari kita jadikan perbedaan sebagai kekuatan, bukan alasan untuk terpecah belah. Dengan semangat kebersamaan, kita dapat membangun daerah yang aman, harmonis, dan memberikan ruang bagi setiap orang untuk berkembang serta berkontribusi bagi kemajuan bersama,” pesannya.

Dirinya juga berharap kegiatan tersebut mampu memperkenalkan karya dan pelayanan Gereja kepada masyarakat luas, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mendampingi generasi muda menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

“Melalui penyelenggaraan Expo Panggilan ke-III Keuskupan Sintang Tahun 2026, semangat pengabdian, kepedulian sosial, toleransi, dan persaudaraan diharapkan semakin tumbuh. Generasi muda pun diharapkan mampu menemukan arah hidup yang bermakna serta berkontribusi bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat, “pungkasnya mengakhiri. (*)

Penulis: Bayu Hary Widodo
Editor: Riki Okta Putra